Isu Sexual Exploitation of Children, Membawa Marymond Datang ke Indonesia

Jakarta, Akuratnews.com - Kasus exploitasi anak di era digital, internet menjadi salah satu media bagi orang-orang tak bertanggung jawab dalam melakukan kejahatan. Perlunya sinergi berbagai pihak dalam melakukan penekanan agar tidak berkembang secara prontal. Seperti halnya yang dilakukan oleh Marymond asal korea.

Marymond, brand produk-produk lifestyle asal Korea Selatan yang populer karena dukungannya pada berbagai isu hak asasi manusia, memulai kiprahnya di Indonesia dengan menjadi pendukung utama ajang Ending – Sexual Exploitation of Children Online Conference 2020 (E-SECO Conference 2020). Ajang ini merupakan kerja sama ECPAT Indonesia (End Child Prostitution, Child Pornography & Trafficking of Children for Sexual Purposes) dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) yang berlangsung pada Kamis 23 Januari 2020, bertempat di Gedung Kominfo, Jakarta Pusat.

Sekitar 100 orang menghadiri acara tersebut antara lain: Perwakilan pemerintahan/swasta, NGOs, serta komunitas anak dan remaja. Agenda utama acara adalah seminar dan FGD, dengan sesi khusus yang melibatkan partisipasi aktif anak dan remaja. Dalam rangkaian acara yang sama, Marymond juga berencana untuk memberikan donasi kepada korban banjir di Jakarta, yaitu untuk Sekolah SMIP 28 Oktober Jakarta Selatan, yang terkena dampak banjir cukup parah beberapa waktu lalu. Rencananya, donasi diserahkan pada tanggal 24 Januari 2020.

Mengenai alasan untuk mendukung acara ini, Rina Hong, CEO Marymond, menjelaskan bahwa Marymond ingin berkontribusi dalam upaya mengatasi masalah eksploitasi seksual dan kekerasan terhadap anak-anak Indonesia. Faktanya, masalah ini, sejauh ini, telah menjadi perhatian utama bagi Marymond secara global. Marymond menyuarakan kampanye "Speak Up Together" dalam mendukung kegiatan konferensi ini.

"Marymond didirikan karena kepedulian terhadap hak asasi dan martabat manusia. Perhatian utama Marymond adalah menentang kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak. Merek ini akan selalu berada di pihak perempuan dan anak-anak yang menjadi korban kekerasan dalam bentuk apapun, dan akan terus berjuang untuk hak-hak mereka sebagai manusia," jelas Gun Young Kim, Direktur Pemasaran Global Marymond.

Untuk diketahui, Marymond didirikan pada tahun 2012. Merek ini menjadi sangat populer dan telah laris terjual setelah sejumlah selebritis Korea Selatan tertangkap kamera menggunakan produk Marymond, seperti casing HP dalam kegiatan sehari-hari mereka. Para selebritis turut mengambil bagian dalam mendukung penegakkan hak asasi dan martabat manusia.

Sejak saat itu, slogan "I Marymond You" menyebar luas di kalangan warga Korea Selatan untuk membela hak asasi dan martabat manusia. "I Marymond You" memiliki arti "Kamu berharga dan cantik hari ini dan selamanya". Namun, dukungan untuk upaya meningkatkan martabat manusia juga telah meningkatkan popularitas mereka secara global.

Dari produsen produk gaya hidup yang bahkan tidak dikenal di negara mereka sendiri, produk Marymond kini tersebar di banyak negara. Marymond secara resmi meluncurkan pasar online global pertamanya di Indonesia, bekerja sama dengan e-commerce enabler Egogo Hub Indonesia sebagai mitra. Produk Marymond di Indonesia kini dapat diperoleh dengan mengunjungi Shopee - Marymond Official Store.

Penulis:

Baca Juga