Jorok, Pasar Citeureup Dua Jadi Gudang Sampah

Bogor, Akuratnews.com - Semakin menjamurnya pedagang kaki lima (PKL) di area Pasar Citeureup Satu dan Dua menuai soal baru. Pasalnya , gunungan sampah milik PKL di lokasi Pasar Citeureup Dua mengganggu para pengunjung dan warga sehingga pasar tersebut membuat tidak nyaman.

lebih mirisnya, pemerintah seakan memfasilitasi tempat pembuangan sampah (TPS) bagi para pedagang ilegal di area pasar tersebut.

seperti yang diungkapkan Suryadi (39), sampah-sampah tersebut membuat tidak nyaman baik pengunjung dan warga, pasalnya sampah tersebut menimbulkan aroma busuk.

"Setiap hari ada yang buang sampah di sini, padahal ini bukan TPS," katanya.

Tumpukan sampah yang sudah menggunung tersebut milik para PKL yang dikoordinir oleh oknum pemerintah. Karenanya, tanpa rasa berdosa, para PKL dengan bebas membuang sampah sembarangan.

"Yang saya dengar ada oknum yang bermain. Saya yakin, jika diselidiki oleh polisi pasti akan ketemu orangnya," jelasnya kepada akuratnews.com, Jumat (6/10).

Keluhan yang sama juga datang dari Qotrun Nada (27), seorang pengunjung Pasar Dua Citeureup ini mengaku tidak nyaman dengan banyaknya tumpukan sampah tersebut. Selain menimbulkan bau busuk sampah tersebut membuat Kondisi terkesan sangat kumuh.

"Pasar tradisional penuh sampah jadi tampak kumuh dan menjadikan tidak nyaman, harusnya di tertibkan, bukan didiamkan," ungkapnya.

Terpisah, Kepala UPT Kebersihan Cibinong Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Usep Supriatna menerangkan, sampah di dua titik sentra area Citeureup merupakan sampah liar. Sehingga tidak memberikan retribusi. Karenanya, pihaknya mengaku kawalahan tangani sampah tersebut.

"Itu sampah liar yang dibuang PKL, sehingga tidak ada masukan buat Pemda," ujarnya.

Karenanya, ia berharap pemerintah desa berperan aktif untuk memberikan kesadaran pada para PKL. Selain itu, penertiban PKL dianggap dapat menjadi solusi tumpukan sampah tersebut.

Terkait adanya oknum pemerintah yang Bermain dengan aktifitas tersebut, ia memastikan bukanlah anak buahnya.

"Tidak ada anak buah saya yang bermain atau membek-up, kalau ada laporan langsung kami tindak. Saya yakin, anak buah saya tidak akan berani membekingi sampah liar," tegasnya.(Tro)

Penulis:

Baca Juga