Katulampa Siaga Satu, Jakarta Siaga Banjir

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengeluarkan status Siaga 1 di Bendung Katulampa, Bogor. Status ini dikeluarkan hanya dalam kurun sekitar satu jam saja setelah hujan mengguyur wilayah Bogor.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menyebut hal tersebut dipicu intensitas hujan yang sangat lebat di sebagian wilayah Bogor.

Berikut kronologis kenaikan status di Bendung Katulampa:

• Pukul 17.00 WIB/TMA 0 Cm/Gerimis Halus (Siaga 4)

•Pukul 17.49 WIB/TMA 40 Cm/Gerimis (Siaga 4)

•Pukul 17.53 WIB/TMA 120 Cm/Hujan (Siaga 3)

•Pukul 17.58 WIB/TMA 170 Cm/Hujan (Siaga 2)

•Pukul 18.04 WIB/TMA 200 CM/Hujan (Siaga 2)

•Pukul 18.10 WIB/TMA 220 Cm/Hujan (Siaga 1)

•Pukul 18.17 WIB/TMA 240 Cm/Hujan (Siaga 1)

•Pukul 18.18 WIB/TMA 250 Cm/Hujan (Siaga 1).

Raditya meminta warga di sekitar bantaran Sungai Ciliwung, utamanya wilayah hilir seperti Depok dan Jakarta agar mengantisipasi kiriman air dari Katulampa malam ini.

"Dalam hal ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat untuk mengantisipasi adanya potensi bencana yang dapat dipicu oleh faktor cuaca dan fenomena alam tersebut dan meningkatkan kesiapsiagaan," ujar Raditya, Senin (21/9) malam.

Ia juga meminta agar warga tidak terpengaruh dengan segala bentuk informasi yang tidak benar dan berlebihan terkait adanya fenomena alam tersebut dari pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

"Dalam hal ini, BNPB juga meminta agar masyarakat untuk mengakses dan memperbarui informasi terkini dari pihak-pihak instansi terkait dan pemerintah daerah setempat," ujar Raditya.

Teepisah, Basri, penjaga pos pantau Jembatan Panus Depok mengatakan, dengan kondisi di Bogor, perkiraan air akan tiba di Depok sekira pukul 22.00 WIB.

"Kalau di sana 240 bisa sampai di Depok 350 atau 400 cm. Kalau 400 kita Siaga satu," katanya.

Terkait hal itu, Basri mengaku telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait agar warga di bantaran Ciliwung lebih waspada.

"Kemungkinan air akan sampai Jakarta jelang subuh. Kami imbau warga untuk waspada," ucapnya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga