Konser Indonesia Raya Rajut Persatuan dan Kebersamaan Pasca Pilpres

Jakarta, Akuratnews.com – Lentur mengalir menembus semua sekat itulah musik, sehingga musik masih menjadi cara ampuh dan berkontribusi banyak dalam turut serta membangun kerukunan  sebuah bangsa.

Pasca menegangnya suhu politik kontestasi pilpres, masyarakat terbelah menjadi 2 bagian dalam mendukung caprew dan cawapres, sehingga kalau dibiarkan akan menjadi sesuatu yang berbahaya bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, usai pilpres berlangsung banyak masyarakat maupun tokoh masyarakat yang menginisiasi kembalinya persaudaraan yang  damai dalam bingkai NKRI.

Salah satu inisiasi ini datang dari Forperka (Forum Perekat Kebangsaan), Forum Indonesia Bersatu dan dan Pribadi Baja, dan ormas lain yang merupakan peleburan dari pendukung 01 dan 02, yang secara bersama sama menggelar sebuah konser musik yang bertujuan untuk merajut kembali kebersamaan dan persatuan  pasca pilpres yang bertajuk “Konser Indonesia Raya” dengan tagline “Indonesia Kita, Kita Indonesia” yang digelar di Auditorium RRI Jakarta.

Vera Tobing dari Pribadi baja yang merupakan PR penyelenggara Konser Indonesia Raya ini mengatakan, konser ini diinisiasi bersama sama antara mantan pendukung 01 dan 02, tujuannya adalah untuk mempererat kembali persaudaraan yang terkoyak semasa pilpres kemarin

"Jadi mulai hari ini sudah tidak ada lagi istilah 01 maupun 02, yang ada adalah kita Indonesia," jelas Vera saat ditemui di RRI, Jakarta pada Rabu (31/7).

Ketua Umum Pribadi Baja, Marsyel Ririhena juga turut memberikan penjelasan tentang acara ini.

“Kita sama – sama sudah rindu untuk bersama – sama dan bersatu kembali, saya sudah berhubungan dengan teman – teman di BPN untuk bersama lagi merajut kerukunan di berbagai aspek. Bahkan saya sudah mengupayakan bapak Sandiaga Uno untuk memberikan statemen nya melalui video visual untuk acara “Konser Indonesia Raya” tersebut dan bang Sandi sudah mengiyakan, ini bukti bahwa beliau juga concern dan punya jiwa kenegarawanan yang tinggi juga,” jelas Marsyel.

Salah satu pengisi acara dalam konser tersebut yaitu Elva Patty mengaku merasa senang menjadi bagian dari Konser Indonesia Raya ini.

"Saya senang menjadi bagian pengisi acara ini, tadi saya menyanyikan 3 lagu Situmorang, Selayang pandang dan Timur Indonesiaku. semua lagu itu tentang Indonesia." jelas Elva.

Lebih lanjut Elva menambahkan tentang Konser Indonesia Raya ini, sebagi pelaku seni belakangan ini dirinya juga merasa bahwa memang ada perpecahan di kalangan masyarakat, juga di kalangan musisi atau seniman. Jadi momen ini sangat bagus untuk kita merajut kembali, menyatukan kembali perpecahan itu. Semoga kedepan tidak ada lagi kubu kubuan sehingga kita hidup rukun dan damai serta terjalin silaturahmi kembali," tambah Elva.

Ketua pelaksana Acara  Harry ‘Koko’ Santoso yang juga sekaligus merupakan CEO Deteksi Production,  yang  dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap hal – hal berkaitan dengan kebangsaan  ikut terlibat mensukseskan acara ini.

Sebagai salah satu konseptor  salah dan ketua pelaksana Harry Koko menjelaskan  bahwa;

“Konser Indonesia Raya” ini rencananya akan digelar di 5 kota selain Jakarta yaitu “Bandung, Bogor, Jogjakarta, Bali dan Padang,” jelas Harry Koko.

Lebih lanjut Hary Koko menambahkan “ Saat ini situasinya sudah sangat mepet karena konser ini harus diselesaikan sebelum bapak Jokowi – Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih dilantik, tapi kita akan tetap coba membawa kerukunan acara ini ke 5 kota lainnya. Target kita sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden kita semua sebagai rakyat sudah bersatu dan rukun” jelas Harry ‘Koko’ Santoso

Konser Indonesia Raya sendiri melibatkan tak kurang dari 75 artis penyanyi dan musisi lintas generasi, diantaranya ada Indonesia Bersatu (Ahmad Albar, Utox Londano, Lis Rodinda), G-Pro Band (Amiroez, Helena Tambunan, Erik, Tommy “Giant Step”, Masri “The Rollies”, Najib Usman “Big City Blues”, Maxi “Panbers”, Harry Minggoes), Deredia, Aning Katamsi,Elva Patty,   Rani Kless “XFactor”, Marvels, Alleta All Star, Rayen Pono, Nikken, Dorkas Waroy, Aloel Rafli, Pudjo Sulistiyono, Egy “D’Masiv”, Hilda Ridwan Mas, Juliana Mochtar,  Fariz And Friends serta berbagai element kesenian daerah.

Penulis: Irish
Editor: editor
Photographer: irish

Baca Juga