KPU Dinilai Cari Aman soal Target Partisipasi Pemilih

Jakarta, Akuratnews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan target partisipasi pemilih dalam Pemilu 2019 sebesar 77,5 persen. Atas kenaikan yang hanya sekitar dua setengah persen dari Pemilu sebelumnya, KPU lantas dinilai cari aman.

"Kalo 2014 75,11 persen kemudian 2019 77,5 persen, ini sepertinya (KPU) kurang termotivasi untuk bekerja keras," ujar Pengamat Politik dari Universitas Bung Karno, Ade Reza Hariadi dalam diskusi bertajuk 'Meningkatkan Partisipasi Politik Masyarakat di Tengah Gesekan Kepentingan Pemilu 2019' di Gedung Juang 45, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

Padahal, menurutnya sudah ada penambahan jumlah personel penyelenggara Pemilu. Hal tersebut juga akan membuat adanya penambahan anggaran.

Ia lalu meyakini peningkatan kinerja KPU mempunyai korelasi dengan meningkatnya partisipasi pemilih. Ade menyatakan semestinya KPU optimis mengejar target partisipasi pemilih di angka 80 persen dengan peningkatan kinerja.

Terlebih, di tahun 2019 Pilpres dan Pileg dilaksanakan serentak. "Tentu akan terjadi akselerasi pada proses sosialisasi dan kampanye," tukasnya.

Ade menuturkan salah satu faktor yang membuat masyarakat tidak berpartisipasi yakni mekanisme administrasi kepemilihan. Hal itu memungkinkan seseorang kehilangan hak pilih seperti tidak tercatat di DPT.

"Sosialisasi yang dilakukan penyelenggara Pemilu juga masih tidak efektif, sehingga tidak semua orang memahami tentang Pemilu," ucap Ade. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga