Kuasa Hukum Ahok Pertanyakan Prosedur Pemeriksaan Saksi Pelapor

Jakarta, Akuratnews.com - Tim kuasa hukum terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mempertanyakan cara kerja Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam menghadirkan saksi di persidangan Ahok.

Pasalnya, JPU tiba-tiba mengajukan dua saksi fakta tanpa ada konfirmasi terlebih dahulu ke tim kuasa hukum Ahok. Padahal harusnya saksi diperiksa secara berurutan.

"Saksi itu semua harus diperiksa berurutan, jangan loncat-loncat," ujar anggota tim kuasa hukum Ahok, Humprey Djemat, usai persidangan di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (17/01/17).

Adapun sikap JPU tersebut karena tiga saksi yang dijadwalkan berhalangan hadir, mereka yakni Iman Sudirman, Muhammad Asroi Saputra dan Ibnu Baskoro.

Sementara itu, terkait saksi bernama Ibnu Baskoro yang telah dua kali mangkir dari persidangan, Humprey meminta ada upaya paksa terhadap saksi tersebut.

"Giliran lapor semangat, pas sidang hendak dibongkar kebenarannya mulai males-malesan," pungkasnya. (Agus)

Penulis:

Baca Juga