Maaf Diterima, Kasus Ninoy Karundeng Tetap Jalan

Jakarta, Akuratnews.com - Korban dugaan penganiayaan di masjid Al Falah, Ninoy Karundeng sepakat berdamai dengan para tersangka yang ikut menculik dan menganiayanya.

Walau begitu, Ninoy hingga kini belum mencabut laporan polisi terkait kasus tersebut.

Angga Busra Lesamana, pengacara Ninoy Karundeng mengatakan, pihaknya memang menyambut baik permohona maaf Dewan Kemakmuran Masjid Al Falah dan Persatuan Alumi 212. Permohonan maaf itu sudah diterima pihak Ninoy Karundeng.

"Karena kasus ini masuknya delik pidana murni, ada delik aduannya. Pihaknya belum mencabut laporan polisi meski kedua belah pihak sudah berdamai dan menyerahkan proses hukum itu sepenuhnya ke polisi," Kata Angga di Polda Metro Jaya, Kamis (1/10).

Angga mengatakan, perdamaian itu menguntungkan  para tersangka walaupun pihaknya tidak mencabut laporan. Keuntungan para tersangka disebutnya akan didapat saat persidangan kasus itu di pengadilan.

"Proses perdamaian ini nantinya bisa meringankan para terdakwa karena sudah ada permohonan maaf. Bisa dijadikan pertimbangan untuk hakim," jelas Angga

Ninoy memaafkan para tersangka dengan alasan para tersangka sudah mengakui penculikan dan penganiayaa. Angga menyebut Ninoy yang juga muslim harus memaafkan para tersangka.

Di tempat yang sama, Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid ( DKM) Al Falah, H Ferry mengaku senang lantaran pegiat media sosial, Ninoy Karundeng mau menerima permohon maafnya.

"Syukur Alhamdullilah dan terimakasih kepada Ninoy Karundeng dan kuasa hukumnya Angga Busra Lesamana yang telah mau menerima permohonan maaf dan menyelesaikan masalah secara kekeluargaan," ujar Ferry di Polda Metro Jaya.

Ferry melanjutkan, penyelesaian masalah yang berbau politik ini harus bisa dituntaskan secara kekeluargaan dan jangan sampai hal serupa terulang kembali. Dia berharap agar kejadian ini menjadi pembelajaran bagi kesatuan umat muslim di Indonesia.

"Atas nama Dewan Kemakmuran Masjid Al Falah mengucapkan banyak terimakasih, kepada semua pihak semoga ini menjadi hari yang baik bagi persaudaraan di kemudian hari,' ucapnya.

Ferry mengatakan bahwa para tersangka sudah menyesali perbuatannya. Mereka juga menjalani proses hukum yang berlaku.

Ferry juga menghimbau kepada semua pihak untuk menghentikan segala bentuk ancaman terhadap sauda Ninoy yang mungkin terlontar baik sengaja maupun tidak sengaja.

Dalam kasus ini polisi sudah menetapkan 15 tersangka. Ke-15 tersangka itu adalah AA, ARS, YY, RF, Baros, S, TR, SU, ABK, IA, R, F, Bernard Abdul Jabbar yang juga Sekjen PA 212, Jerri, Insani dan suaminya Shairil.

Penulis: Suroso
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga