oleh

Mengusung Budaya dan Kearifan Lokal dalam Industri Makanan

Jakarta, Akuratnews.com – Sinar Mas Agribusiness and Food, SMAF – dinobatkan menjadi The Best Creative Stand pada Pagelaran Industri Makanan dalam ajang Internasional SIAL Interfood 2018 di Jakarta beberapa hari lalu. Penghargaan ini diraih berkat inovasi yang dilakukan SMAF, dengan mengusung budaya dan kearifan lokal Indonesia.

SMAF mengalahkan para peserta dari industri makanan dan minuman lain. Penghargaan tersebut langsung diberikan oleh Panel Juri SIAL Interfood kepada General Manager Marketing Sinar Mas Agribusiness and Food, Davy Djohan.

SIAL Interfood merupakan sebuah ajang pameran industri makanan dan minuman berskala internasional yang memungkinkan para pelaku industri saling bertemu dan memperkenalkan keunggulan produk-produk mereka. Lebih dari 50.000 pengunjung hadir pada kegiatan tersebut dan diikuti oleh 1.100 peserta pameran dari 27 negara. Hal ini menempatkan kegiatan pameran industri makanan dan minuman tersebut sebagai yang terbesar di tanah air.

Setidaknya terdapat beberapa kriteria yang dinilai oleh panel juri untuk memenangkan kategori penghargaan tersebut seperti kebersihan, keunikan, kreatifitas, nilai-nilai budaya serta banyaknya pengunjung yang hadir pada stand tersebut. Penilaian tersebut dilakukan selama tiga hari selama pelaksanaan pameran.

Sinar Mas Agribusiness and Food mengusung tema Indonesia dengan menampilkan kekayaan dan potensi yang dimiliki negeri ini yang tersebar dari Sabang sampai Merauke dan memperkenalkannya pada dunia internasional. Pada stand yang digunakan, arsitektur nusantara terlihat sangat kental pada setiap sudut dan dekorasi yang digunakan. Elemen budaya Bali, Minang, Batak, Betawi, Papua, Jawa, Batak dan budaya lain di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan stand ini dengan para peserta lain.

Dalam ajang bergengsi ini, Sinar Mas Agribusiness and Food menyelenggarakan menyelanggarakan demo memasak membuat makanan bercita rasa Indonesia seperti onde-onde cookies, getuk cake dan ayam gulung kari nanas. Ide dasar dari pembuatan olahan makanan tersebut adalah mengangkat kembali kuliner khas Indonesia dengan sentuhan bahan-bahan modern dan sehat. Semua olahan makanan tersebut dibuat dengan bahan dasar produk-produk buatan Sinar Mas Agribusiness and Food yang merupakan produk turunan kelapa sawit seperti cooking oil, margarine, shortening dan frying fat dari brand Filma, Palmboom dan Palmvita.

“SIAL Interfood menjadi momentum yang baik bagi kami untuk terus memperkenalkan produk-produk asli Indonesia seperti Filma, Palmboom dan Palmvita kepada dunia serta keunikan dan keanekaragaman yang dimilikinya. Kami percaya bahwa ini adalah salah satu langkah kami untuk dapat berkontribusi membangun negeri. Terlebih lagi sangatlah penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa membangun kebanggaan dan pemahaman terhadap produk kelapa sawit yang diproduksi secara

sehat dan berkelanjutan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Indonesia maupun konsumen di dalam dan luar negeri.” jelas Davy Djohan, General Manager Marketing Sinar Mas Agribusiness and Food. (LH)

Komentar

News Feed