Mujahadah PKB DKI Ajak Agus Kenali Basis Massa Tradisional

AHY Saat di Acara Muhajadah

Jakarta, Akuratnews.com - Pasangan calon gubernur DKI Jakarta nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri undangan Istighosah dan Mujahadah yang diadakan oleh DPW PKB DKI Jakarta.

Ketua DPW PKB DKI Jakarta,  Hasbiallah Ilyas mengatakan, dukungan kepada Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni merupakan wujud dari ikhtiar kaum Ahlul Sunnah wal Jamaah.

"Dukungan yang besar kepada Paslon nomor satu, adalah perwujudan dari kekuatan NU, Aswaja dan kader PKB," ujar Hasbiallah di Ponpes Al Ikhwan, Sabtu (28/01/2017) malam.

Hasbi menegaskan, sebagai partai yang memiliki basis pemilih tradisional akan selalu mengajak dan mengingatkan kepada Agus-Sylvi terhadap kebutuhan masyakarat menengah kebawah.

"PKB sengaja mengajak mas Agus ke basis tradisional, karena disinilah banyak permasalahan ada seperti penggusuran yang terjadi justru di masyarakat kelas bawah," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama , Agus menyampaikan program membangun tanpa menggusur. Sebab, Baginya, ada cara bagaimana masyarakat tak perlu sampai digusur dan pindah dari tanah kelahirannya dengan memberi solusi.

"Tak perlu menggusur, pemimpin harus hadir memberikan solusi dan jangan sampai menakuti warganya," tuturnya.

Dirinya juga meyampaikan bahwa di Jakarta Utara yang juga terdapat masyarakat berprofesi nelayan. Baginya, tidak bisa jika nelayan digusur lalu dipindahkan jauh dari mata pencahariannya.

"Para nelayan ini jangan dijauhkan dari laut. Mereka yang bekerja keras dalam membantu perekonomian. Bayangkan jika tidak ada nelayan maka kita tidak akan cukup nutrisinya," terangnya.

Agus mengatakan  jika terpilih nanti sebagai pemimpin DKI Jakarta. Nantinya akan membuat penataan yang baik untuk kampung nelayan sehingga kedepan kampung nelayan juga bisa menjadi destinasi wisata yang dapat mendatangkan pendapatan lebih.

"Penataan yang baik kepada kampung nelayan. Nanti akan dibangun jadi destinasi baru sehingga akan timbul pendapatan lebih dari wisatawan yang berkunjung," tuturnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga