Operasi SAR Lion Air PK-LQP Diperpanjang Tiga Hari

Jakarta, Akuratnews.com - Operasi pencarian pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat diperpanjang 3 hari.

"Setelah kami evaluasi dan koordinasi, serta masukan-masukan dari lapangan, operasi SAR kami perpanjang 3 hari," kata Kabasarnas Marsdya TNI M Syaugi saat konferensi pers di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok, Minggu (4/11/2018).

Diketahui, hari ini Minggu (4/11/2011) merupakan hari ke-7 pencarian Lion Air PK-LQP. Hingga kini, Basarnas dan SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian korban dan puing-puing pesawat yang belum ditemukan.

Kabasarnas berharap, dengan penambahan waktu tersebut dapat meningkatkan sinergitas dan soliditas seluruh tim gabungan yang terlibat dalam operasi SAR, baik dari Basarnas, TNI-Polri, Kementerian Perhubungan, BPPT, KNKT, KKP, Bea Cukai, Pertamina, dan seluruh Potensi SAR dapat segera menyelesaikan operasi tersebut.

Sementara hasil operasi sampai pada hari ke-7 ini, tim SAR telah berhasil mengevakuasi 105 kantong jenazah yang sudah diberi label oleh tim DVI.

"Jumlah ini saya pastikan akan bertambah karena tim SAR telah menemukan beberapa korban dalam beberapa kantong jenazah baik di kapal maupun di posko aju di Tanjung Pakis Karawang," lanjutnya.

Kabasarnas juga menjelaskan, selain korban, tim SAR khususnya para penyelam telah menemukan engine, 1 telah dievakuasi ke Posko Terpadu, satunya dalam kondisi tidak lengkap yang sudah dipastikan koorsinatnya.

"Untuk roda, 1 lengkap sudah dievakuasi ke Posko Terpadu, sementara 2 roda lainnya dalam kondisi tidak lengkap sudah diketahui posisinya," ujarnya.

Terkait body pesawat, Kabasarnas menjelaskan bahwa tim SAR belum menemukan. "Saya tegaskan, bahwa yang kami temukan dan kami evakuasi adalah bagian skin atau kulit-kulit pesawat cukup banyak di dasar laut. Ini berdasarkan data berupa gambar dan pencitraan dari ROV yang sampai saat telah menyapu area pencarian dengan radius 250 meter persegi," jelas Kabasarnas. (Yan)

Penulis:

Baca Juga