Pahlawan Keluarga Dihadiahi Sembako Ramadhan oleh Universitas Budi Luhur

Secara tertib Pengemudi Ojol dan Pemulung mengantri untuk memgambil bantuan berupa sembako yang di selenggarakan dan digagas oleh alumni Univ. Budi Luhur angkatan 88.

Jakarta, Akuratnews.com - Di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini, menjadi perjuangan yang sangat berat bagi para pahlawan keluarga demi menghidupi amanat-amanat mereka. Ya, dari mulai pengemudi ojek online, pemulung, hingga kuli panggul, pejuang keluarga inilah yang amat merasakan dampak Covid-19 saat ini. Kerja keras mereka tidak dilupakan, Univ. Budi Luhur menghadiahi mereka dengan paket yang mungkin dapat memberikan kebahagiaan baik bagi dirinya maupun keluarganya.

Sejumlah pengemudi ojek online, pemulung dan kuli panggul terlihat tertib mengantri di depan pintu gerbang Univ. Budi Luhur pada hari Selasa 12 Mei 2020 pukul 15.00 wib. Sambil menunjukkan kupon dan KTP satu per satu pengemudi ojek online dengan antusias mengambil paket sembako yang telah disediakan oleh keluarga besar alumni angkatan 88 Univ. Budi Luhur. Melalui sistem kupon ini pembagian sembako dapat berjalan lancar hingga tidak menimbulkan kerumunan massa yang berpotensi membahayakan.

Sebanyak 100 paket sembako senilai 100 ribu rupiah dibagikan untuk para mereka yang menjadi garda terdepan dalam mencari nafkah untuk keluarga. Paket berisi beras, minyak goreng, susu, sarden, biskuit hingga masker dibagikan kepada mereka dengan tujuan untuk meringankan beban ekonomi mereka di masa pandemi Covid-19 ini.

Para pengemudi ojek online ini mengaku pendapatan mereka menurun drastis akibat adanya kebijakaan PSBB dan Work From Home (WFH). Sebagai tulang punggung keluarga, bantuan sembako sangat penting untuk kelangsungan hidup sehari-hari.

"Sangat mengapresiasi terhadap kegiatan sembako ini karena saat ini hal ini merupakan bantuan yang sangat kita butuhkan. Semoga Universitas Budi Luhur diberikan rejeki melimpah dan kesehatan di masa pandemi ini," ujar Wisnu pengemudi ojek online.

Tidak hanya pengemudi ojek online, para kuli panggul yang berasal dari luar kota juga menerima bantuan sembako. “ Alhamdulliah terimakasih, lagi butuh banget dan lagi sulit gini dapat bantuan sembako," ucap Rahidin kuli panggul asal Cirebon.

Menurut Kasih Hanggoro MBA selaku Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti kegiatan ini bertujuan untuk toleransi sosial. Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para alumni Universitas Budi angkatan 88. Tujuan dari kegiatan ini sebagai aksi toleransi sosial dengan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Harapan untuk bangsa ini dengan keadaan terpuruknya ekonomi dikarenakan Covid-19 tetap melakukan berbagi kepada yang membutuhkan dengan semampunya," terangnya.

Selain aksi sosial, Univ. Budi Luhur turut mengambil bagian untuk meringankan beban ekonomi masyarakat yang terdampak oleh pandemi Covid-19 dengan memberikan potongan biaya pendidikan sebesar 50% bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di Univ. Budi luhur.

Penulis:

Baca Juga