Palsukan Ijazah, Sarjana Ekonomi Dibekuk Polisi

Foto : Kapolsek Sawahan, AKP Argya Satriya Bhawana, menunjukan Barang Bukti Hasil Kejahatan Pemalsuan Dokumen Negara, di Mapolsek Sawahan Surabaya, Rabu (11/12/19)
Foto : Kapolsek Sawahan, AKP Argya Satriya Bhawana, menunjukan Barang Bukti Hasil Kejahatan Pemalsuan Dokumen Negara, di Mapolsek Sawahan Surabaya, Rabu (11/12/19)

Surabaya, Akuratnews.com - Berry Prima Pranata (28) warga Jl Dapuan Baru III, dan Sigit Dwi Saputro (43) warga Jl Jebalen Barat, Surabaya. Keduanya dibekuk Unit Reskrim Polsek Sawahan, Kamis (5/12/2019), terkait pemalsuan dokumen Negara.

Dalam pengakuannya, tersangka Berry, nekat memalsukan dokumen negara, karena tidak mempunyai pekerjaan." Saya belum kerja," ujarnya singkat

Dokumen negara yang dipalsukan sarjana ekonomi tersebut diantaranya, SIM, KTP dan Ijazah SMA, dengan tarif beraga."Kalau SIM saya ambil tarif Rp 350 ribu, KTP Rp 150 ribu dan ijazah Rp 500 ribu," tambahnya.

Kapolsek Sawahan AKP Argya Satriya Bhawana , mengatakan pihaknya mendapat laporan masyarakat, bahwa ada pemalsuan dokumen negara, dan anggotanya langsung melakukan penyelidikan.

"Anggota yang melakukan under cover buy, menghubungi tersangka untuk membuat KTP, dan disepakati bertemu disebuah warkop di Kawasan Jl Ketintang. Ini juga merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Kapolri, yang kami jalankan", terang Argya.

Tanpa ragu, petugas langsung mengamankan tersangka beserta barang bukti. Dalam pengembangan, didapatkan nama Sigit Dwi Saputro yang bertugas mencetak dokumen yang dipesan tersangka Berry Prima.

"Setelah mendapat orderan, tersangka BP ini menghubungi S pemilik warnet untuk dicetakan sesuai pesanan," tambah Argya.

Argya menghimbau kepada Masyarakat agar jangan mudah percaya terhadap siapapun yang mengaku dapat membuat ataupun mengurus dokumen negara melalui media sosial.

"Bila masyarakat mendapati modus seperti itu di media sosial, sebaiknya laporkan kepada pihak berwajib," pungkasnya.

Sementara itu masih ditempat yang sama, Bambang Eko Purnomo selaku Humas SMA 5 Surabaya mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membongkar pemalsuan dokumen, khususnya Ijazah.

"Kami sangat berterima Kasih kepada Kapolrestabes Surabaya dan Kapolsek Sawahan  telah membongkar pemalsuan Ijazah yang mengatasnamakan sekolah kami," papar Bambang.

Selanjutnya Bambang mengatakan, meski ada kemiripan, Ijazah yang dipalsukan oleh tersangka terdapat banyak kejanggalan baik dari fisik, Tanda tangan, gelar dan nama kepala sekolah tidak seauai.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat, untuk mewujudkan SDM yang unggul, tidak ditempuh secara instan." Melalui program SDM unggul yang dicanangkan oleh Presiden, mari kita raih secara benar dan prestasi, bukan secara instan yang dapat berurusan dengan hukum," pungkasnya.

Perlu diketahui, tersangka Berry Prima memasarkan jasanya melalui media sosial, dengan menawarkan jasa pembuatan dokumen dengan cepat.

Penulis: Moris Mangke

Baca Juga