PBJ, Lima Paket Tender yang Memiliki Pagu Anggaran Tinggi

AKURATNEWS - Realisasi tender pengadaan barang dan jasa organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hingga memasuki tiga tahun ini telah mencapai 110 paket atau 70 persen.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) pada Sekretariat Daerah Kota Bogor, Henny Nurliani mengatakan, berdasarkan rencana umum pengadaan (RUP) per Agustus 2021 tercatat ada 159 paket yang harus ditender tersebar di OPD. Jumlah ini di luar anggaran belanja tambahan (ABT).

Sampai saat ini, dikatakan Henny, proses tender yang sudah selesai tercatat ada 97 paket. Paket-paket ini dengan kata lain sudah ada pemenangnya dan disampaikan ke OPD serta tahap pelaksanaan di OPD. Sementara untuk paket yang masih dalam proses tender mulai dari tahap penawaran dan evaluasi tercatat 13 paket.

“Ada juga beberapa paket yang sudah disampaikan ke kita, tapi belum diperiksa tender atau diperiksa ulang oleh Pokja,"katanya, Jumat 17 September 2021 di gedung DPRD Kota Bogor.

Henny menyampaikan, sejauh ini ada tujuh paket yang dinyatakan gagal tender. Ketujuh paket tersebut, antara lain kajian aksi daerah gas rumah kaca, kendaraan bermotor sampah, perencanaan terkendali TPA, konsultan pembangunan TPT Ciliwung, SD Negeri Pamoyanan dan SD Negeri Cibereum.

“Gagal lelang itu macam-macam. Ada yang gagal kembali ke OPD, kemudian dikaji kembali atau seperti apa tindaklanjutnya. Ada juga pelaksanaan yang Proyek PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) tidak jadi ditender bisa menjadi PL (penunjukan langsung), atau tidak jadi ditender setelah dikaji ulang oleh PPK tidak cukup waktu,” jelasnya.

Untuk ini, secara keseluruhan tender yang telah selesai dan tengah berproses totalnya 110 paket. Selain itu, masih ada sekitar lima paket yang belum proses tender dan tahap dikaji ulang oleh Pokja. “Jadi paket tender yang sudah selesai sesuai dengan nilai kontrak sebesar Rp172 miliar.”

Pada tahun ini, tercatat nilai ada lima paket tender yang memiliki pagu anggaran tinggi, yakni pembangunan lanjutan Masjid Agung Rp32 miliar, peningkatan Jalan Suryakencana Rp30 miliar, Alun Alun Kota Bogor dan revitalisasi gedung perpustakaan masing-masing Rp14 miliar serta pembangunan lanjutan satu atap Rp11 miliar.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Denis Albar

Baca Juga