PDIP Kabupaten Bandung Diteror Isu PKI

Bandung, Akuratnews.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung 2020 kembali dinodai tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kali ini hal itu ditujukan langsung kepada salah satu Kader PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bandung, Chrysencia Gita Sylviana, S.Psi selaku Wakil Ketua Bidang Perekonomian.

Spanduknya yang dipasang di jalan RW 05 Desa Cipagalo, Kecamatan Bojongsoang, dirusak dan dicoret tepat pada muka dengan tulisan PKI dengan cat pilok.

Kejadian ini diketahui sekira jam 10.00 WIB, Selasa (17/11) oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang PDI Perjuangan Bojongsoang dan Ketua Ranting Cipagalo yang seketika langsng memberitahukan ke pengurus Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Bandung.

Lengurus DPC PDI Perjuangan kemudian meminta Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan untuk menindaklanjuti hal tersebut.

Kepala Badan Bantuan Hukum dan Advokasi PDI Perjuangan Kabupaten Bandung, Rian Irawan lalu menyikapi persolan tersebut setelah mendapatkan informasi.

Menurutnya tindakan pencoretan tersebut merupakan tindakan vandalisme dan kejahatan terhadap demokrasi yang tidak bisa ditolerir.

"Ini menjadi permasalahan serius bagi kami karena terkait ideologi dan marwah partai, maka hal tersebut tidak bisa dibenarkan," ujar Rian.

Merusak alat peraga kampanye, dikatakannya juha sudah menggerus nilai-nilai demokrasi.

"Kami meminta terhadap Bawaslu dan kepolisian mengusut kejadian tersebut. Apabila didiamkanakan menjadi preseden buruk terhadap kesehatan demokrasi di Indonesia khususnya di kabupaten Bandung," ujar Rian lagi.

Ditambahkan Chrysencia Gita Sylviana, hal ini adalah kejadian yang luar biasa karena langsung menyerang spanduknya dengan pasangan calon bupati nomor 2.

"Setelah mengetahui hal tersebut saya memerintahkan kepengurasn tingkat kecamatan untuk langsung mengambil tindakan melaporkan hal tersebut ke Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Bojongsoang dan Kepolisian Sektor Bojongsoang. kemudian tingkatan DPC juga akan melaporkan hal tersebut ke BAWASLU karena Itu merupakan fitnah dan mengada-ngada,' tandas Chrysencia.

Ia menyayangkan jika PDIP terus dikaitkan dengan PKI sebagai partai terlarang.

"Dimana relevansinya? Kita mengutuk keras akan hal ini, harapannya pihak-pihak terkait seperti kepolisian. Bawaslu bisa menyelidiki hal tersebut agar hal serupa tidak terjadi kembali karena bisa memicu konflik horizontal di masyarakat," tegasnya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga