Pemuda LIRA Minta Pemerintah Depok Support Langkah PPDI

Para anggota PPDI saat gelar bazar serta tasyakuran Koperasi di pancoran Mas, Depok

Depok, Akuratnews.com- Pemuda Lumbung Informasi Rakyat atau Pemuda LIRA mengapresiasi langkah roda organisasi penyandang disabilitas tergabung dalam Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Depok yang dirikan Koperasi dan luncurkan aplikasi e-Comerce.

Dukungan dari  Pemuda LIRA tampak saat turut hadiri tasyakuran Koperasi beranggotakan 48 orang anggota PPDI Depok pada 7-8 April 2021 di Jalan Pemuda Pancoran Mas Depok.

LIRA bahkan minta pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bisa merespons dan memberi support upaya PPDI tersebut.

Bendahara Pemuda LIRA Faisal Nasution menganggap langkah PPID Kota Depok patut menjadi contoh bagi kota lainnya serta perlu adanya support dari pihak Pemerintah Kota setempat.

"Saya mengimbau kepada Wali Kota Depok agar melakukan pembinaan terhadap Koperasi PPID di Depok agar terlihat negara hadir bagi warga penyandang disabilitas yang bergerak untuk kemandirian ekonomi", kata Faisal melalui pesan tertulisnya pada Akuratnews.com Kamis, (8/4).

Hal senada juga disampaikan Sekjen DPP Pemuda LIRA Zaldi Sonata atas berdirinya Koperasi  PPDI Depok dan e-Comerce Sahabat Disabilitas di Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Menurut Zaidi, berdirinya Koperasi serta terwujudnya e-comerce Sahabat Disabilitas adalah terobosan yang inovatif dalam menjawab tantangan jaman karena semua warga negara Indonesia mempunyai hak yang sama dalam semua sendi-sendi kehidupan.

"Kami sangat apresiasi upaya ini. Terlebih, ini menyangkut masalah ekonomi banyak orang", ujar Zaldi.

Melihat terobosan yang dilakukan oleh PPDI Depok, Zaldi mengaku mendukung penuh upaya tersebut. Dia menilai, negara tentu tidak boleh lalai terhadap warga penyandang disabilitas.

Terlebih, kata Zaldi, sekarang negara telah dibantu oleh PPDI Kota Depok dalam urusan kemandirian ekonomi dalam bentuk Koperasi serta terwujudnya aplikasi e-Comerce dengan nama Sahabat Disabilitas.

Sementara, Ketua PPDI Natalina mengatakan koperasi berisi para anggota PPDI. Koperasi yang didirikan merupakan bentuk koperasi non simpan pinjam.

"Saat ini baru 48 orang anggota yang tergabung di hari pertama pembukaan koperasi. Diharapkan kedepan perjalanan koperasi non simpan pinjam mampu berkembang baik sesuai harapan kami", tutup Natalina.

Untuk diketahui, PPDI merupakan organisasi payung dan beranggotakan beragam organisasi disabilitas di Indonesia yang didirikan pada tahun 1987.

Visi lembaga ini adalah mewujudkan partisipasi penuh dan persamaan kesempatan penyandang disabilitas dalam seluruh aspek kehidupan.

PPDI berfungsi sebagai lembaga koordinasi dan advokasi bagi anggota-anggotanya, sedangkan bagi pemerintah PPDI merupakan mitra dalam penyusunan berbagai kebijakan dan program berkaitan penyandang disabilitas.

Diketuai oleh Gufroni Sakaril sejauh ini PPDI diketahui telah miliki sebanyak 36 DPD, 100 DPC, 150 PKK dan 15 OPD di Indonesia.

Penulis:

Baca Juga