Penutupan Pasca Penembakan, Yordania Desak Israel Buka Al Aqsa

Amman, akuratnews.com - Yordania mendesak Israel segera membuka kembali kompleks masjid Al Aqsa di Yerusalem, yang ditutup oleh pasukan keamanan Israel pasca penembakan polisi Israel yang tewas dalam tragedi di Kota Suci tersebut.

Yordania merupakan wali kompleks di Yerusalem timur yang dicaplok oleh Israel, dan berkali kali mengecam pelanggaran peraturan di tempat tersuci ketiga bagi umat Islam itu.

"Israel harus membuka kembali masjid Al Aqsa dan kompleks Haram al Sharif segera," kata juru bicara pemerintah Yordania, Mohamed Momani, yang juga menjabat sebagai menteri informasi.

Dalam sebuah pernyataan resmi yang disiarkan oleh kantor berita Petra, ia mengatakan Israel harus menahan diri untuk tidak mengambil langkah apa pun yang ditujukan untuk mengubah status quo Yerusalem atau kompleks Masjid Al Aqsa.

Dalam sebuah langkah yang tidak biasa, pasukan keamanan Israel menutup lokasi tersebut setelah tiga orang Arab Israel melepaskan tembakan ke arah polisi di Yerusalem yang menewaskan dua petugas.

Sedangkan para pelaku penembakan lari, dan kemudian ditembak hingga tewas di tempat yang disebut Haram al Sharif, yang mencakup masjid Al Aqsa dan Masjid Kubah Batu.

Atas insiden tersebut, penutupan masjid oleh Israel itu membuat umat Islam harus beribadah di luar kompleks Masjid Al Aqsa. (Akr)

Penulis:

Baca Juga