oleh

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 41,5 Kg Narkoba, 9 Tersangka Diamankan

Medan, Akuratnews.com – Sejumlah 41,518 kilogram narkotika jenis sabu sabu dari jaringan internasional berhasil digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara, di lokasi berbeda. Jumlah itu berdasarkan tangkapan yang dilakukan secara terpisah, yakni Tanjung Balai, Tanjung Morawa, dan Kota Medan.

Hal tersebut diungkapkan Wakapolda Sumut saat press release di Dirresnarkoba Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (19/10/2018).

Disebutkannya, pengungkapan kasus tindak pidana narkotika selama periode 6 hingga 14 Oktober 2018, merupakan sindikat jaringan internasional Malaysia – Bagan Asahan, Tanjungbalai – Medan dan sindikat jaringan Malaysia – Aceh – Medan.

Selain menggagalkan 41,5 kg sabu dari empat lokasi terpisah itu, petugas juga mengamankan sembilan orang tersangka yang merupakan kurir.

Kesembilan tersangka itu adalah FM (33), W (43), dan IP (43), warga Tanjung Balai, BA (36), warga Loukseumawe, MN (46), MY (40) dan M (32), warga Aceh Utara, HS (30), warga Tanjung Morawa, Deli Serdang, dan IF (32) warga Pekanbaru, Riau.

“Lima dari sembilan ditembak pada bagian kaki,” kata Mardiaz.

Penangkapan pertama, sebut Mardiaz, di Tanjung Balai pada 6 dan 7 Oktober 2018. Petugas awalnya menangkap FM, yang mengaku menjemput narkotika dari Port Klang Malaysia, bersama W dan IP. Kedua rekannya itu kemudian ditangkap.

W dan IP mengaku disuruh BA alias R. Dia kemudian ditangkap di Teluk Nibung, Tanjung Balai. Dari tangan keempat tersangka disita tujuh bungkus atau 7 kilogram sabu-sabu.

Lanjut Mardiaz , penangkapan kedua di Jalan Gagak Hitam, Medan, tepatnya di pool Bus Simpati Star, Kamis (11/10/2018) pukul 21.00 WIB. Tiga tersangka ditangkap, yaitu MN, MY, dan M. Dari mereka disita barang bukti 10 kilogram sabu-sabu yang baru tiba dari Aceh.

Kemudian Penangkapan ketiga di Jalan Kolam Pancing Naray, Kelurahan Limau Manis, Tanjung Morawa, Deli Serdang, Jumat (12/10/2018) pukul 17.00 WIB. Di lokasi ini, petugas menangkap HS dengan barang bukti 4,5187 kilogram sabu sabu yang disimpan pelaku di dalam loudspeaker.

Terakhir, IS ditangkap di Jalan Sisingamangaraja, sekitar gerbang Tol Amplas pada Minggu (14/10/2018) pukul 01.00 Wib. Disita barang-bukti 20 kilogram sabu-sabu yang baru dibawanya dari Bengkalis, Riau.

“Jadi, total yang disita 41.518.7 gram atau 41,5 kilogram sabu-sabu,” ujar Mardiaz.

Dikatakan Mardiaz pengungkapan kasus tersebut merupakan prestasi yang luar biasa dan ini menunjukkan bahwa peredaran narkoba di Sumut masih banyak.

“Namun, selama ini kita jajaran Polda Sumut telah banyak berhasil mengungkap peredaran narkoba. Dengan pengungkapan  ini, kita juga berhasil  menyelamatkan 415 ribu generasi muda kita,” ucap Wakapolda.

Adapun barang bukti yang diamankan dari para tersangka, diantaranya 36 bungkus plastik teh berwarna kuning yang berisi sabu, sejumlah tas ransel, mobil, sepeda motor, dan peralatan lainnya.

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) juncto pasal 132 ayat (1) undang – undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba, dengan ancaman pidana hukuman mati, seumur hidup, atau penjara paling singkat 6 tahun dan maksimal 20 tahun. Kemudian pidana denda minimal Rp 1 miliar dan maksimal Rp 10 miliar. (Hsp)

Komentar

News Feed