Polisi Bekuk Kakak Kandung Freddy Budiman

Surabaya, Akuratnews.com - Eko Subagyo (45) warga Jl Krembangan Bhakti, kakak kandung dari bandar Narkoba yang telah menjalani eksekusi hukuman mati Freddy Budiman, Kamis (11/7/2020) siang, dibekuk Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak di rumahnya.

Tersangka yang menjadi kurir sabu jaringan Lapas tersebut, mengikuti jejak adiknya dalam dunia bisnis haram Narkotika, karena mengaku susah mencari pekerjaan.

Kasat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M. Yasin mengatakan, tersangka terlibat dalam jaringan narkoba dengan dalih untuk membiayai hidup anak terpidana mati, Freddy Budiman.

"Tersangka merupakan kurir narkoba jaringan Lapas, yang melayani pembeli setelah mendapat perintah dari bandarnya yang saat ini menjalani pidana," terang Yasin.

Yasin menerangkan lebih lanjut, tersangka menjadi kurir narkoba mengikuti jejak adiknya (Freddy) untuk membiayai kebutuhan hidup ponakannya.

"Setelah Freddy dieksekusi (mati) pada 2018 lalu, tersangka ini menggantikan posisinya dengan beralibi untuk membiayai hidup keponakan dan istrinya (Freddy) yang saat ini bmendekam dipenjara," papar Yasin lebih lanjut

Tersangka Eko Subagyo mengaku nekat menjalani profesi sebagai kurir narkoba, karena susah mendapat pekerjaan meski sudah beberapa kali melamar di perusahaan.

" Saya sudah beberapa kali melamar pekerjaan, tapi selalu ditolak karena pihak perusahaan tahu kalau saya kakaknya Freddy. Mereka takut saya juga terlibat dalam narkoba," ucapnya.

Tersangka mengaku merima pesanan pengiriman narkoba setelah dihubungi oleh bandarnya yang saat ini mendekam di Lapas." Setelah mendapat pesanan, saya baru mengirim barang itu, pesanan biasanya selain dari Surabaya juga banyak dari Madura" pungkas Eko yang mengaku mendapat bayaran Rp 1 juta dalam 100gramnya.

Dari tangan tersangka, Polisi menyita barang bukti sabu seberat 0,51 gram, 2 unit timbangan elektrik, sekop yang terbuat dari sedotan, ATM dan 2 unit ponsel.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diancam pidana selama 20 tahun penjara.

Penulis: Rofik

Baca Juga