Izin Kapal Tanker Dipertanyakan

Proses Pembongkaran BBM Diduga Langgar Prosedur

Kapal Tanker Lah Buah 01. (foto Dok. Akuratnews.com)

Morowali, Akuratnews.com - Kapal Tengker Loah Buah 01 bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM), jenis solar diduga melakukan pelanggaran prosedural pembongkaran barang berbahaya jenis solar di Pelabuhan Bungku Kecamatan Bungku Tengah Kabupaten Morowali, pada Rabu (11/09/2019) .

Pasalnya, aktifitas pembongkaran BBM jenis solar yang dilakukan sekitar pukul 20:30 WITA Rabu malam, diduga tanpa mengantongi izin bongkar barang berbahaya jenis solar tersebut

"Selama saya piket beberapa hari ini, tidak ada orang datang melapor untuk buat surat izin pembongkaran. Tidak tau juga, jika sebelumnya kalau ada. Tapi untuk malam ini, tidak ada" kata Usman ditemui di Kantor Sahbandar Bungku.

Bahkan untuk memastikan hal itu, Usman selaku piket di kantor Sahbandar Bungku, memperlihatkan tempat dan beberapa arsip surat izin pembongkaran barang berbahaya dan tidak ditemukan izin untuk kapal tanker Lah Buah 01.

Untuk itu, Wahid anggota piket Sahbandar Bungku melakukan pengecekan dengan menemui pihak kapal, Sudirman. Berdasarkan hasil pengecekan tersebut, Sudirman mengaku mengantongi izin bongkar dengan kuota pembongkaran 37 KL.

"Kami ditunjukkan file PDF ijin pembongkarannya didalam hand phone (HP)," tambah Wahid usai mempertanyakan kelengkapan surat izin pembongkaran barang berbahaya kepada pihak kapal Lah Buah 01.

Tak mau gegabah, Wahid mengaku akan mengecek kembali kepada pegawai sahabandar yang namanya tertera di dalam dokumen bongkar barang berbahaya yang file pdf-nya diperlihatkan oleh pihak kapal.

"Saya konfirmasi dulu ke pak Faisal besok, apa benar ia mengeluarkan izin kapal tersebut. Sebab melihat nama dan tanda tangan dalam izin bongkar muat adalah pak Faisal," tandasnya. (*)

Penulis: Wardi Bania
Editor:Hugeng Widodo

Baca Juga