Rekkad: Kami Sangat Kecewa pada Wakil Walikota Depok

Depok, Akuratnews.com - Komunitas Relawan Kemanusiaan Kota Depok (Rekkad) merasa sangat kecewa terhadap Wakil Walikota Depok pasca gelaran acara pengalangan dana bantuan untuk korban bencana yang terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.

Acara yang di hadiri lebih dari seratus peserta tamu undangan di kantor sekertariat Rekkad, Pasar Segar, Sukmajaya, Depok pada Saptu,(13/10/2018) itu sedianya turut di hadiri juga oleh Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.

Sayangnya kehadiran yang semula diketahui telah tercatat dalam agenda kerja sang Wakil Walikota untuk bisa hadir sebagai tamu kehormatan di acara tersebut akhirnya batal tanpa adanya kejelasan informasi pada pihak Rekkad selaku penyelenggara acara.

Lantaran itu, sebagai penyelenggara acara, Rekkad dan tamu undangan merasa sangat kecewaan. Rekkad bahkan menilai figur sang Wakil Walikota Depok minim miliki sisi kemanusiaan.

"Terus terang kami sangat kecewa sekali karena kegiatan ini murni sebagai acara kemanusiaan. Harusnya sudah sepantasnya sebagai salah satu pemimpin kota ini bisa hadir sebagai motivasi kami pada misi kemanusiaan ini," kata Wakil Ketua Rekkad, Hendri JK saat dihubungi Minggu,(14/10/2018).

Menurutnya, sebagai orang nomor dua di Depok harusnya bisa memberikan support dan motivasi pada pihak Rekkad yang juga sebagai warganya. Bukan malah sebaliknya.

Terlebih, selain acara ini merupakan program untuk kemanusiaan, kehadiran Wakil Walikota Depok juga diketahui telah terjadwal dalam agenda kerja resmi Wakil Walikota dan sudah tersosialisai juga oleh pihak kami selaku penyelenggara acara. Jelas Hendri.

Atas tidak hadirnya orang nomor dua di Depok itu, dirinya juga meragukan sisi kemanusiaan dari sang Wakil Walikota Depok. " Tidak hadir, berarti minim miliki rasa kemanusian terhadap sesama," jelasnya.

Acara ini, lanjut Hendri, murni tanpa ada kepentingan politik didalamnya. Kami perlu tegaskan Rekkad bebas dari kepentingan politik. Ini murni tentang kemanusiaan.

Senada dikatakan Ketua Rekkad, Raymond Louhanapessy pihaknya sangat menyayangkan dan kecewa sekali dengan sikap yang ditunjukan pihak yang mewakili Pemerintah Kota Depok lantaran tanpa ada pemberitahuan jelas terkait batal hadirnya Wakil Walikota Depok di acara pengalangan dana bantuan bencana itu.

"Kami sangat kecewa sekali tanpa kehadiran dari pihak Pemkot Depok. Berarti mereka (Pemkot) tidak ada kepedulian terhadap aksi peduli pada para korban bencana di Palu," terang Reymond, saat dihubungi Akuratnews.com.

Kedepan, pihaknya mengaku akan layangkan surat pada pihak Pemkot terkait hal tersebut. "Kami akan secepatnya mengajukan audensi terhadap pihak Pemkot. Sejauh ini kami berfikir positif saja. Soal ada unsur kelalaian atau apa, hanya beliau yang tahu," katanya.

Dalam acara pengalangan bantuan dana bencana gempa dan Stunami di Palu, dihadiri lebih dari 130 orang tamu undangan. Dalam acara itu berhasil menggalang dana sebesar Rp.22 juta. Sebesar Rp.10 juta merupakan hasil penjualan tiket masuknya.

"Dana yang berhasil terkumpul sebesar Rp 22 juta. Semuanya merupakan bantuan dari masyarakat umum," kata Raymond.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Walikota, Pradi Supriatna masih belum dapat dihubungi lantaran nomor telepon yang biasa digunakanya sedang tidak aktif saat dihubungi. (Eko)

Penulis:

Baca Juga