Sebanyak 319 Orang Tua Hadiri MoU Coaching Clinic Univ. Budi Luhur

Camat Pesanggrahan Fajar Kurniawan (Tengah), diapit oleh Kepala Sekolah SMA N 90 Jaksel, Nana Juhana, (Kanan Camat) dan Ketua Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro (Kiri Camat).

JAKARTA,
akuratnews.com
– Sebanyak 319 orang tua murid dari SMA Negeri 90 Jakarta
Selatan, turut ambil bagian dalam penandatanganan Memorandum of Understanding
(MoU) Coaching Clinic antara Universitas Budi Luhur (UBL), Kecamatan
Pesangerahan dan SMA N 90, demi persiapan SMBPTN tahun 2019.

Rektor Universitas Budi Luhur Prof. Dr. Didik Sulistyanto,
menjelaskan pada dasarnya perguruan tinggi yang ada di Indonesia sebeaiknya
dapat membantu warga masayarakat sekitar kampus. Sebagai kampus yang ada di
tengah-tengah masyarakat, UBL harus bisa mengayomi warga yang ada di sekitar.

“Kami tawarkan kepada 319 orang tua yang hadir dari SMA N
90, untuk para orang tua menyiapkan dan membina masyarakat dan anak didiknya
masuk ke perguruan tinggi negeri (melalui coaching clinic-red),” ujar Prof.
Didik, kepada redaksi akuratnews.com, Kamis (21/2).

Menyambut tawaran kegiatan tersebut, Camat Pesanggrahan
Jakarta Selatan Fajar Kurniawan, mengungkapkan kegembiraannya atas apa yang
dilakukan oleh UBL. Keinginan masyarakat untuk mendapatkan bimbingan belajar
terbentur dengan biaya yang harus dikeluarkan. Di mana diketahui untuk
bimbingan belajar menghadapi SMBPTN membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Saya ucapkan terima kasih kepada rektorat UBL. Alhamdulillah, ini sangat bermanfaat bagi warga kami. Di mana ini momentnya tepat sekali. Anak kita menjelang ujian UN begitu juga saat ingin masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk bimbingan yang diberikan. Keinginan untuk mengikuti bimbingan tentu sangat besar sekali. Namun, mengingat akan halnya biaya yang tinggi, tentu menjadi kendala. Dengan adanya tawaran dari UBL segera kita informasikan kepada sekolah-sekolah yang ada di lingkungan kita. Sebanyak 319 orangtua siswa antusias menghadiri acara di UBL,” paparnya.

Kepala Sekolah SMA N 90 Jakarta Selatan Nana Juhana,
memaparkan coaching clinic membantu warga di Pesanggrahan bagaimana masuk ke
PTN. SMA N 90 hadir, karena coaching clinic sangat cocok dengan program sekolah
di SMA N90.

“Kami memiliki keterbatasan, baik berupa materi maupun
tenaga narasumber bagaimana anak-anak ini setelah ujian nasional. Program
tindak lanjut untuk masuk ke PTN kita memiliki keterbatasan. Oleh karena itu,
itu masih tanggung jawab kami dan orang tua, bagaimana mempersiapkan diri
secara mental maupun kemampuan akademik untuk SBMPTN. Program coaching clinic
yang diselenggarakan budi luhur, kami tanggapi secara serius. Mudah-mudahan coaching
clinic ini bisa menjadi program rutin dan insya allah kami secara internal
sekolah akan memasukkan ke dalam program satuan pendidikan. Syukur-syukur di
kecamatan lain di wilayah pesanggrahan bisa mengikuti, karena ini membantu mutu
lulusan,” paparnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih
Hanggoro, menekankan program coching clinik merupakan kegiatan yayasan yang
tidak mengenal lelah. Dirinya mengungkapkan bagaimana kegiatan-kegiatan yang
dilakukan merupakan bentuk tanggung jawab kepada masyarakat khususnya di Kecamatan
Pesanggrahan.

“Kegiatan-kegiatan ini saya harapkan semakin erat lagi.
Dengan program dari kecamatan nanti juga harus ikut terjun dan kami siap
membantu kegiatan Kecamatan Pesanggrahan sesuai dengan komitmen Univ. Budi
Luhur, bermanfaat untuk kesejahteraan umat,” tandasnya.

Penulis:

Baca Juga