Soal Cuitan “Paha”, Tensi Politik di Tangsel Menghangat

Jakarta, Akuratnews.com - Tensi politik di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten semakin menghangat menyusul cuitan politisi Demokrat Cipta Panca Laksana yang menyebut ‘paha’. Cuitan itu dianggap telah melecehkan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang kebetulan menjadi satu-satunya calon perempuan di panggung Pilkada Tangsel 2020.

Dukungan pun kemudian mengalir kepada Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang akrab disapa Mbak Sara ini. Salah satunya datang dari juru bicara Partai Gerindra Habiburokhman. Menurut dia, Gerindra yang menaungi Mbak Sara mengaku amat risi dengan Panca.

"Saya juga risi dengan cuitan tersebut. Saya kenal pribadi dengan Bang Panca, dia orang baik dan cerdas tapi saya bingung dan kasihan serta ngelus dada, kok beliau bisa tweet begitu," kata juru Habiburokhman dikutip Senin (7/9/2020).

Dikatakan Habiburokhman, tweet dari Panca amat jelas merujuk pada calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. Membahas paha, Panca diasumsikan sedang membahas sosok Rahayu Saraswati karena dialah satu-satunya perempuan calon Wakil Wali Kota Tangsel.

"Jelas dalam tweet itu beliau merujuk ke calon wakil wali kota Tangsel, tentu wajar kalau orang mengasumsikan yang dia maksud adalah Mbak Sara, satu-satunya calon wakil wali kota perempuan dalam Pilwakot Tangsel tahun ini," ucap Habiburokhman.

Sementara itu, Panca sendiri membantah dirinya membicarakan paha Rahayu."Tidak," kata Panca melalui pesan singkat, Minggu (6/9/2020).

Panca menjawab pertanyaan apakah menurut dia cuitannya itu mengandung pelecehan atau tidak.

Panca juga mengaku belum memikirkan langkah selanjutnya akibat cuitan soal paha. Dia pun belum terpikirkan untuk meminta maaf kepada khalayak. "Belum saya pikirkan," tuturnya.

Sebelumnya, Rahayu sendiri merasa kecewa atas cuitan soal paha tersebut. Dia menyayangkan cuitan tersebut dilakukan oleh seorang politisi nasional.

Penulis: Redaksi

Baca Juga