Solidaritas Islam Indonesia Untuk Kashmir Gelar Aksi di Kedubes India

Jakarta, Akuratnews.com – Setelah sekian lama kasus yang menimpa Warga Kashmir, India tidak ada jalan keluar. Ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Islam Indonesia Untuk Kashmir kebali melaksanakan aksi unjuk rasa di depan Kedubes India pada Rabu (06/02/2019).

Azam Khan selaku korlap aksi menyampaikan, bahwa aksi yang
kesekian kali dilakukan ini adalah sebagai bentuk kepedulian Umat Islam
Indonesia kepada Umat Islam di Kashmir.

"Kami datang kesini hanya segelintir sifatnya
menyampaikan bentuk ketidakadilan yang dilakukan oleh Tentara India atau
Pemerintah India terhadap rakyat Khasmir," Kata Azam Khan kepada awak
media.

Lebih lanjut, Azam Khan juga menyampaikan bahwa aksi yang
dilakukan oleh komando karena kalau tidak di batasi maka akan banyak massa yang
ikut hadir. Hal ini karena adanya ketidak adilan dan adanya pembantaian yang
diduga dilakukan oleh Tentara India. "Paling penting adalah ketidakadilan
ini adalah pembantaian yang dilakukan oleh Tentara India," Tegas Azam Khan
kembali.

Dalam pernyataan sikap yang dibagikan kepada awak media
Massa dari Solidaritas Islam Indoneaia Peduli Khasmir menuntut yaitu diantaranya
:

Pertama, Mengutuk Teroris oleh Pemerintah India yang telah
membunuh kurang lebih 100.000 penduduk Kashmir yang tidak bersalah sejak tahun
1984 sampai saat ini, serta menyiksa dan melukai jutaan rakyat Kashmir hingga
saat ini.

Kedua, Pasukan Militer India membunuh orang-orang Muslim di
Kashmir dengan menggunakan senjata berbahaya (Pellet Guns) yang merupakan
contoh terburuk dari terorisme Negara oleh Pemerintah India.

Ketiga, Di wilayah kependudukan Kashmir pasukan India selalu
melakukan Pelanggaran HAM dengan berulang-ulang dengan cara brutal dan sadis.

Keempat, Dipenjara-penjara India banyak penduduk Muslim
Kashmir yang tidak bersalah disiksa dan ditahan tanpa ada proses hukum yang
berjalan hanya karena kecurigaan yang tidak beralasan.

Kelima, Kami menuntut Pemerintah India untuk menghentikan
terorisme dan kekerasan serta pelanggaran HAM dengan secepatnya dan segera
keluar dari Kashmir serta menyelesaikan masalah Kashmir melalui PLEBISIT sesuai
dengan Resolusi PBB 1984.

Keenam, Melalui Duta Besar India untuk Indonesia segera
mungkin memberitahukan kepada Perdana Menteri India untuk segera mengindahkan
dan mantaati Resolusi yang sudah dibuat PBB meninggalkan Kashmir karena akibat
kebiadabannya Rakyat Kashmir menderita seumur hidupnya.

Dalam aksinya kali ini massa juga membentangkan spanduk yang bertuliskan "Merdeka Kashmir, Say No To India Brutality In Kashmir" dan "Solidaritas Islam Indonesia untuk Kashmir, Stop keliling Kashmir People". (Jewe)

Penulis:

Baca Juga