Sudah di Vaksinasi Dosis Lengkap, 30 Warga Muna Bakal Berhaji

Kepala Kemenag Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara,Drs H Kammaruddin,M.Si
Kepala Kemenag Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara,Drs H Kammaruddin,M.Si

AKURATNEWS - Dua tahun sudah pelaksanaan haji di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) terlewatkan alis tertunda. Kini ditahun 2022 ini, pelaksanaan haji itu siap akan dilaksanakan dengan syarat harus mengikuti skema yang telah ditentukan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama (Kemeng) RI.

Skema itu adalah harus mengikuti protokol kesehatan atau seluruh jemaah haji yang akan siap diberangkatkan harus sudah menerima dosis vaksin lengkap.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kemenag Muna, Drs H Kammaruddin,M.Si saat ditemui di Kantornya (19/05/2022) oleh Akuratnews.com bersama beberapa media lainnya di Muna.

Dikatakannya bahwa dalam pelaksanaan haji kali ini, hal tersebut dilakukan karena berdasarkan instruksi Menteri Agama Republik Indonesia (RI) sehingga apa yang menjadi putusan di atas adalah menjadi rujukkan pihak kami Kemenang Muna untuk melaksanakannya.

" Untuk jemaah yang siap diberangkatkan tahun ini untuk berhaji sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan malah sudah melakukan vaksin Covid 19 sampai boster. Dan kami juga melakukan vaksin menginitis yang melibatkan Dinas Kesehatan Kabupaten Muna," Tutur Kepala Kemenag Muna.

Dan pihak kami pun tidak hanya di instruksikan melaknsakan skema tersebut namun kami juga telah menetapkan 30 nama-nama calon jemaah haji yang berhak berangkat berdasarkan data yang ditetapkan oleh Kemenag Provinsi dan Kemenag RI.

" Kita hanya melakukan pendataan dan pemeriksaan kelengkapan administrasi jemaah yang siap akan diberangkatkan dan juga melaksanakan instruksi skema yang ditetapkan oleh Kemenag RI," Ucap Kammaruddin, yang juga adalah mantan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Muna Barat.

Dia juga menjelaskan jika pelaksanaan haji tahun ini Kemenag RI membatasi usia Jemaah yang akan diberangkatkan haji, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi.

" Karena saat ini masih dalam kondisi Pandemi, sehingga ada batas usia Jemaah yang akan diberangkatkan haji. Batasnya itu sampai 65 tahun," Katanya.

Dengan penetapan batas usia Jemaah hingga 65 tahun dalam kondisi pandemi saat ini, lanjut Kammaruddin, meminta kepada jemaah lainnya dalam hal ini yang berusia 65 tahun keatas untuk tidak putus asah, karena regulasi setiap tahunnya selalu berubah.

" Bagia jemaah yang ingin berhaji yang usianya 65 tahun keatas, jangan putus asah. Regulasi itu setiap tahunnya berubah. Hari ini ditetapkan dengan batas usia karena masih dalam kondisi pandemi. Siapa tau saja tahun depan sudah bisa. Jadi kami berharap untuk tidak berputus asah," Pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa warga Kabupaten Muna Sultra yang masuk dalam daftar tunggu adalah sekira 60 an jemaah dan yang terkafer berhak mengikuti haji tahun 2022 ini adalah sebanyak 30 orang dan sebanyak sembilan orang jemaah cadangan yang belum berhak.

Usia termuda dari 30 orang warga Muna yang pastinya akan berangkat haji tahun ini, adalah warga dari Kecamatan Kabangka dengan usia 28 tahun, sedangkan usia tertua adalah pasangan suami istri Warga Kecamatan Katobu, 62 tahun.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga