Terkait Relokasi Pasar Timah, Ini Kata Ketua Komisi C DPRD Medan

Medan, Akuratnews.com - Anggota Komisi C DPRD Medan, Hasyim meminta agar pemerintah kota (Pemkot) Medan tidak menindak lanjuti rekomendasi yang dikeluarkan Komisi C terkait relokasi pasar timah.

Permintaan itu disampaikan Hasyim kepada wartawan setelah menerima kuasa hukum pedagang Pasar Timah Asril, Selasa (31/7/2018).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C DPRD Medan Hendra DS kepada Akuratnews.com melalui pesan whatsapp menjelaskan, bahwa persoalan pasar timah itu sudah 5 tahun terkatung katung penyelesaiannya.

"Kemarin kita Rapat Dengar Pendapat (RDP) merupakan lanjutan RDP sebelumnya yang ditunda karena ketidakhadiran pihak Pemkot. RDP tersebut untuk minta penjelasan Pemkot Medan tentang Pasar Timah" ujar Hendra.

Pemkot, lanjut Hendra, menjelaskan sudah tidak ada lagi masalah untuk merelokasi pedagang ke tempat penampungan sementara untuk merevitalisasi Pasar Timah

"Kita sarankan untuk tidak lupa melakukan sosialisasi ke pedagang. Revitalisasi ini juga sebenarnya menguntungkan pedagang dari yang statusnya liar menjadi memiliki kepastian hukum," jelasnya.

Soal Hasyim yang katanya tidak di undang, itu mustahil karena setiap ada RDP semua anggota diberitahu oleh staf komisi. Jadi urusannya di staf yang mengundang.

"Kenapa tidak mengundang pedagang atau kuasa hukumnya, kita komisi di RDP itu hanya minta penjelasan Pemkot yang diwakili Asisten Umum dan Kabag Hukum Pemkot Medan tentang situasi terkini Pasar Timah" ujar Hendra.

Di RDP itu, sambungnya, kita bukan mendengar pengusaha tapi minta penjelasan Pemkot.

"Kita hanya minta penjelasan Pemkot dan tidak mengeluarkan rekomendasi. Urusan relokasi itu sudah ranah Pemkot sesuai Undang-Undang, dan kita tidak ada mengeluarkan rekomendasi. Salah itu si Hasyim," pungkasnya. (HSP)

Penulis:

Baca Juga