Univ. Budi Luhur Capai Usia 42 Tahun, Rencana Strategis Siap Dibangun

Univ. Budi Luhur 42 Tahun
Rektor UBL Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., MM (Kiri) menerima potongan tumpeng dari Ketua Harian Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro sebagai ungkapan rasa syukur telah mencapau usia ke 42 tahun bagi Universitas Budi Luhur.

Jakarta, Akuratnews.com – Usia 42 tahun merupakan usia matang bagi anak manusia, bahkan usia ini cenderung membuat pergerakkan semakin melambat karena factor usia tersebut. Namun, bagi sebuah institusi seperti dunia pendidikan (kampus), usia 42 menjadi usia matang yang dapat memahami setiap perkembangan pendidikan dari waktu-ke waktu, hingga akhirnya dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di sekitarnya.

Universitas Budi Luhur (UBL) mengusung tema di usia ke 42 tahun ini, mengajak seluruh keluarga besar UBL “Berbahagia Berbudi Luhur.” Artinya, slogan ini mengajak untuk mensyukuri, atau pandai-pandai mensyukuri, karena orang yang pandai bersyukur akan selamat dunia akhirat. Demikian halnya yang diungkapkan oleh Ketua Pengurus Harian Yayasan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, menjawab pertanyaan awak media, Kamis, 1 April 2021.

“Dalam bekerja, kita perlu kebahagiaan. Tanpa kebahagiaan, kerjanya mau ke mana. Di bawah bimbingan Rektor, Universitas Budi Luhur di 42 tahun ini, menjadi lebih baik dan kita jelas apa yang kita capai, ada lulusan-lulusan yang sudah dimana-mana. Dan menurut saya kita teruskan perjuangan itu,” ungkap Kasih.

Lebih jauh Kasih mengungkapkan, bagaimana keterkaitan visi yang diusung oleh UBL, kedepan UBL berada di tengah-tengah masyarakat.

“Itu yang penting. Jadi bukan capaian seperti teknologi tercanggih dan sebagainya. Masyarakat kita dikasih teknologi canggih juga tidak semuanya mampu menerima. Dengan berada di tengah masyarakat, dan mereka mendapatkan kebahagiaan yang mereka cari, saya rasa itu lebih dari kebahagiaan kita,” imbuhnya.

Sementara itu, senada dengan Kasih, Rektor UBL Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., MM mengungkapkan, umur 42 itu adalah umur yang matang. Dia membandingkan dengan umur manusia secara fisik akan melemah.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga