oleh

Baznas Dirikan Rumah Sakit Lapangan Sekelas UGD di Lombok

Jakarta, Akuratnews.com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendirikan Rumah Sakit Lapangan sekelas Unit Gawat Darurat (UGD) di Desa Sanggar Sari, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk membantu para korban gempa yang terjadi pada Ahad 5 Agustus 2018 lalu.

Anggota Komisioner BAZNAS, Emmy Hamidiyah mengatakan BAZNAS mengambil peran penting sebagai lembaga Pemerintah non struktural untuk pelayanan kebencanaan dalam bentuk Rumah Sakit Lapangan.

“Untuk membangun Rumah Sakit Lapangan tersebut, BAZNAS mengerahkan enam dokter dan tujuh orang perawat serta belasan tenaga rescue untuk membantu
masyarakat mendapatkan perawatan medis,” kata Emi saat konferensi pers di Kantor Baznas, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/8/2018)

Dipilihnya Desa Sanggar Sari, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok sebagai lokasi pendirian rumah sakit. Baznas beralasan lokasi ini dipilih karena berada di area perbukitan yang jauh dari Posko Induk, dimana hampir seluruh rumah mangalami kerusakan.

“Pos kita berdiri di daerah tersebut agar mudah menjangkau dan terjangkau bagi masyarakat terdampak,” jelasnya.

Emi menuturkan, rumah sakit lapangan yang dibangun oleh Baznas menggunakan tenda dari BNPB.

“Kita mendapat ijin untuk menggunkan tenda BNPB, dan saat ini sedang persiapkan,” katanya.

Selain Rumah Sakit Lapangan, BAZNAS juga akan mendirikan tenda pengungsi yang dilengkapi dengan dapur umum.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendistribusian merangkap Kepala Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Ahmad Fikri mengatakan, Baznas akan terus meningkatan pelayanan kepada para korban gempa.

Ketika ditanya Akuratnews.com kemungkinan penambahan rumah sakit lapangan yang didirikan Basnaz, Ahmad Fikri mengatakan untuk saat ini hanya satu dan belum ada rencana penambahan.

“Kemungkinan Baznas akan memperkuat fasilitasnya, bukan jumlahnya (rumah sakit lapangan), kalo hari ini kita masih menggunakan velbed mungkin nanti kita akan carikan tempat yang lebih nyaman untuk pasien ya,” jelas Ahmad Fikri.

Baznas juga akan membuka jaringan dengan dokter spesialis guna mendukung pelayanan para korban gempa Lombok.

“Kita sedang membuka jaringan dengan dokter ahli atau dokter spesialis agar pelayanannya bisa lebih baik. Sekarangkan dokter rescue semua yang menangani,” tandasnya. (Yan)

Komentar

News Feed