oleh

Kalah Kasasi, Alfian Tanjung Berakhir di Lapas Porong

Sidoarjo, Akuratnews.com РTerpidana kasus ujaran kebencian terhadap Jokowi dan Ahok, Alfian Tanjung, digelandang Tim eksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Perak Surabaya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Porong Sidoarjo pada hari Senin (11/06/2018) siang.

Alfian Tanjung dinyatakan bersalah dan divonis 2 tahun oleh Mahkamah Agung (MA). Setelah ujaran kebenciannya yang menganggap Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama sebagai antek PKI, terbukti.

“Terdakwa Alfian dieksekusi karena kasasinya ditolak oleh MA. Putusan atas kasasi itu turun pada 7 Juni kemarin,” kata Kasi Pidana Umum (Pidum) Tanjung Perak Surabaya, Anton Laranono pada media, Senin (11/6/2018).

Alfian Tanjung diputus melanggar pasal 16 jo pasal 4 huruf b butir 2 UU No 40 tahun 2008 tentang penghapusan ras dan etnis.

Sebelum tingkat kasasi, Majelis Hakim PN Surabaya memutus bersalah Alfian Tanjung dengan vonis 2 tahun penjara karena ceramahnya di sebuah masjid di Surabaya pada Februari 2017 lalu bermuatan ujaran kebencian pada Jokowi dan Ahok.

Alfian kemudian banding ke Pengadilan Tinggi Surabaya, namun Majelis Hakim tetap menguatkan vonis PN, yakni 2 tahun. Begitu pula ketika kasasi, Hakim Agung tetap memberi putusan dua tahun penjara potong masa tahanan.

“Karena salinan putusan MA sudah turun, maka dia kami bawa dan eksekusi ke Sidoarjo,” kata Anton usai penjemputan dari Jakarta.

Masih kata Anton, pemilihan Lapas Porong karena melihat kapasitas untuk narapidana masih layak. Kalau Rutan Medaeng khusus untuk tahanan yang sifatnya sementara, proses eksekusi ke Lapas Porong berjalan hingga sekira pukul 12.00 WIB hingga selesai. (Rif)

Komentar

News Feed