Banjir di Muara Teweh, Barito Utara Berangsur Surut

Salah satu sudut di Muara Teweh, Kab Barito Utara, Kalteng, yang sudah surut dari genangan banjir
Salah satu sudut di Muara Teweh, Kab Barito Utara, Kalteng, yang sudah surut dari genangan banjir

Tercatat ada 12 kelurahan yang terkena banjir, dengan jumlah korban sebanyak 2.948 warga.

Sumber Akurat News di Palangka Raya melaporkan bahwa saat ini Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) dibantu sejumlah relawan, telah mendirikan posko kesehatan, posko pengungsian, posko relawan serta pendistribusian air bersih.

Menyikapi hal ini, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, telah menetapkan kotanya berada dalam status siaga darurat bencana banjir, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 188.45/245/2021, yang ditandatangani per 13 September 2021.

Kepada para wartawan, Fairid mengatakan bahwa keputusan status siaga banjir berlaku hingga 31 Desember 2021.

Banjir di Palangka Raya sendiri sebenarnya tidak hanya menggenangi kawasan dekat sungai besar Kahayan saja.

Bahkan area yang jauh seperti di Jalan Nanas, Kecamatan Jekan Raya saja, tergenangi air yang menenggelamkan jalan serta pelataran pemukiman. Walaupun ketinggian air hanya sekitar 10 cm saja.

“Di sini tanahnya gambut, serba salah. Musim kemarau rawan kebakaran, musim hujan rawan kebanjiran,” ucap Yani, salah seorang warga perumahan di Jl Nanas, yang sekitar rumahnya dikepung rendaman air berwarna merah. ***

Selanjutnya 1 2
Penulis: Iwan Prast
Editor: Zulfahmi Siregar
Photographer: Fijri / Wan

Baca Juga