Demonstran Anti-China: Kembalikan Hong Kong kepada Rakyat!

Konferensi pers kelompok Pro-demokrasi anti pemerintah. (Foto dok. AFP).

Hong Kong, Akuratnews.com - Kekerasan terus terjadi di jalan-jalan Hong Kong menyusul aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan kelompok demonstran anti pemerintah yang menuntut otoritas Hong Kong mengembalikan kekuasaan kepada rakyat.

Dalam tuntutannya, kelompok demonstran pro-demokrasi yang awalnya memprotes rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi, menyatakan, menuntut penerapan demokrasi, kebebasan dan kesetaraan serta kecaman keras untuk pemimpin Hong Kong yang pro-China.

Menggunakan helm kuning sebagai simbol dan ciri khas demonstran pro-demokrasi, mereka menyebut konferensi pers itu sebagai konferensi pers sipil 'dari rakyat untuk rakyat'. "Kami menyerukan kepada pemerintah untuk mengembalikan kekuasaan kepada rakyat," jelas mereka dalam konferensi pers yang digelar Selasa (6/8/2019) lansir AFP.

Kepolisian sedikitnya telah menangkap 150 orang aktivis pro demokrasi selama terjadinya aksi demo besar-besaran di kota yang telah diserahkan oleh Inggris pada tahun 1997 itu.

Otoritas China sendiri telah mengancam akan membinasakan siapapun yang bermain api dan memperingatkan agar demonstran tidak meremehkan kekuataan dan kekuasaan pemerintah pusat.**

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga