Dikbud Muna Ambil Alih Persoalan Vaksinasi Dua SD di Parigi yang Gagal Vaksin

Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, Drs La Taha saat ditemui di ruang kerjanya oleh Akuratnews.com, Rabu (30/3/2022)
Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara, Drs La Taha saat ditemui di ruang kerjanya oleh Akuratnews.com, Rabu (30/3/2022)

AKURATNEWS -  Setelah mengetahui jelas bahwa ada dua Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Parigi di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) yakni SDN 6 dan SDN 12 yang gagal melakukan Vaksinasi dikarenakan vaksinnya terjadi perubahan suhu, akhirnya pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) mengambil alih peoses pelaksanaan vaksinasi di dua sekolah itu.

Kepala Dinas Dikbud Muna, Drs La Taha yang ditemui di ruang kerjanya membenarkan hal tersebut dan akan mengambil alih persoalan Vaksinasi di dua sekolah itu.

"Benar dua sekolah tersebut tidak jadi melaksanakan vaksinasi karena ada keraguan dari pihak Tim Vaksinator untuk menggunakan Vaksin tersebut. Dan untuk saat ini persoalan Vaksinasi dua sekolah itu kita akan ambil alih," Terang La Taha, yang juga adalah mantan Kadis Pemukiman dan Perumahan Muna kepada Akuratnews.com, pada Rabu (30/3/2022).

Dikatakannya, selain perihal vaksin dua sekolah itu tidak jadi melaksanakan vaksinasi, juga karena belum memiliki Kepala Sekolah (Kasek) defenitif, itu karena Kasek lamanya sudah diganti.

"Sebenarnya sudah ada. Hanya Kasek definitifnya belum menerima SK tugas setelah dilakukan mutasi kemarin. Tapi itu kita akan usahakan secepatnya agar SK mereka terima supaya mereka juga segera menjalankan tugasnya. Biar mereka juga segera membuat jadwal pelaksanaan vaksinasi anak disekolah mereka," Ucapnya.

Lanjut La Taha, bahwa pihaknya terus melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk kembali mengatur jadwal vaksinasi di dua sekolah itu agar dapat dilaksanakan demi menghindari terjadi penyebaran virus Covid-19 itu.

"Saya sudah melakukan peninjauan langsung kewilayah itu ( Kecamatan e) dan sudah melakukan koordinasi dengan Dinkes, untuk bersama sama mengatur kembali jadwal vaksinasi anak 6 hingga 11 tahun di dua SD itu. Hanya saja untuk saat ini menurut pihak Dinkes sendiri belum bisa melaksanakan vaksinasi karena memasuki bulan suci Ramadhan. Karena anak anak akan berpuasa," Tuturnya, sembari mengatakan,mungkin setelah Lebaran saat anak anak masuk sekolah.

Kadis Dikbud Muna itu berharap kepada pihak sekolah dalam hal ini Kasek, dalam pelaksanaan vaksinasi anak 6 hingga 11 tahun itu, agar dapat melakukan sosialisasi, berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kecamatan, Desa, TNI/Polri ketika akan melakukan vaksinasi untuk meminta pendamping dan juga dengan langkah langkah persuasif kepada orang orang tua siswa.

" Saya berharap Kepala Sekolah dapat mengambil langka langkah itu. Agar memudahkan pelaksanaan vaksinasi kepada anak anak didik," Tandasnya.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga