Dinilai Tak Laksanakan Perpres, Dirut PLN dan Menteri BUMM Dilaporkan ke Presiden dan KPK

Direktur Investigasi GACD, Christian Situmorang (Kiri) saat menyambangi KPK untuk memberikan laporan atas Dirut PLN yang dinilai tidak melaksanakan ketentuan Perpres atas pbangunan SUTET 500KV.

Serta kedua, bahwa diduga Menteri BUMN telah melakukan pembiaran pidana sehingga Dirut PLN nekat kolusi dengan pihak pengembang Alam Sutera agar SUTET tidak melalui area Alam Sutera dan sengaja tidak melaksanakan pembangunan SUTET 500Kv Perpres No.60 tahun 2020 sebagaimana mestinya hingga sangat merugikan keuangan Negara.

Saat dihubungi, Jumat 18 Desember 2020, Direktur GACD, Andar Situmorang membenarkan adanya pengiriman surat tersebut.

"Presiden harus menindak Menteri BUMN karena diduga kolusi dengan Dirut PLN, kolusk korupsi menciptakan proyek mengalihkan proyek mengalihkan tiang kawat SUTET, pasang tiang baru dan bebaskan tanah warga, dengan menghindari kena tanah pengembang Alam Sutera," tegas Andar yang juga menyebut proyek tersebut justru menciptakan Perpres palsu atau ganda.

Lebih jauh, Andar menyebut bahwa Menteri BUMN, Erick Thohir dan Dirut PLN telah melakukan kejahatan jabatan dan mengarah ke korupsi.

"Sengaja melawan terhadap Perintah Peresiden Jokowi dalam Pepres 60 tahun 2020 tanggal 16 april 2020, dan intinya dilaporkan ke Presiden dan ke KPK korupsinya Erick dan Dirut PLN, Zulkifli Zaini," tegasnya.

"Kami laporkan secara bertanggung jawab untuk dilakukan penyelidikan dan penyidikan terdapat bukti-bukti petunjuk dugaan kerugian Negara," pungkasnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga