Dua Tahun Berdiri, LQ Indonesia Beberkan Kiat Penanganan Investasi Gagal Bayar

AKURATNEWS - Tercatat, sudah dua tahun LQ Indonesia Lawfirm berdiri di bawah kepemimpinan, Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA. Kantor lawfirm ini telah tumbuh pesat dari satu cabang di Tangerang hingga membuka dua cabang lainnya di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Saat ini, LQ Indonesia Lawfirm sudah memiliki 35 rekanan advokat dalam penanganan kasus di tiga cabang tersebut.

Selain patut diberi acungan jempol atas keberhasilan dalam penanganan kasus hukum, antara lain berhasil membebaskan para terdakwa yang dikriminalisasi dan penanganan kasus Investasi bodong, LQ Indonesia Lawfirm selama dua tahun ini, sudah berhasil menangani empat perusahaan gagal bayar hingga berhasil memberikan ganti rugi kepada klien-klien LQ. Dimana korban lain yang tidak didampingi pengacara, tidak mendapatkan ganti rugi apapun.

Dikatakan Alvin Lim, selaku founder dan ketua umum LQ Indonesia Lawfirm, ada sejumlah trik dan strategi dalam penanganan kasus investasi bodong. Jalur terbaik adalah jalur pidana, namun jalur pidana tidak berdiri sendiri karena harus diimbangi mediasi ke pemilik dan direksi perusahaannya.

Alvin memberikan contoh terbaru kasus gagal bayar yang ditangani LQ Indonesia Lawfirm, dimana setelah pelaporan polisi diadakan proses mediasi dan berakhir damai. Klien LQ Indonesia Lawfirm diberikan aset properti sebagai ganti rugi setara nilainya dengan kerugian yang dialami klien.

"Ada pengacara lain yang hanya push pidana dan akhirnya pemilik perusahaan dan direksi di penjara oleh penyidik karena terlalu menekan pidana tanpa diimbangi mediasi dan negosiasi," beber Alvin.

Ditambahkannya, jika pemilik perusahaan investasi bodong ditahan dan pasang badan, maka dapat dipastikan ganti rugi bagi klien hangus.

Kabid Humas dan Media LQ Indonesia Lawfirm, Sugi nenambahkan, LQ bukan hanya kumpulan lawyer, tapi ketua pengurusnya, Alvin Lim adalah mantan Vice Presiden Bank of America di San Fransisco dan kuliah di University of California Berkeley yang merupakan salah satu universitas terbaik di AS. Hal itu membuatnya piawai dalam menilai aset (appraisal) serta mumuni dalam ilmu keuangan.

"Disinilah nilai lebih LQ Indonesia Lawfirm. Jadi walau baru sekitar dua tahun berdiri, LQ sudah banjir kepercayaan masyarakat. Kami sigap mengamankan aset properti dari perusahaan gagal bayar hingga klien mendapatkan ganti rugi." ucap Sugi.

Salah satu klien LQ pun mengakui hal tersebut.

"Saya bisa dapat ganti rugi, surat kepemilikan pun diurus balik nama ke saya. Padahal saya tahu owner perusahaan ini ditahan polisi. Cuma sampai saat ini kendala malah dialami dari pihak kepolisian yang tidak mau mencabut LP padahal sudah terjadi restorative justice. Saya berharap Polri bisa dibenahi agar bisa membantu dan melayani masyarakat dan bukan bergerak berdasarkan kepentingan sendiri," ujar klien berinisial S.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga