KPK Amankan Dua Pejabat dan Satu Guru di Muna, Kapolres: Kami Hanya Memfasilitasi

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho,SH.,Sik
Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho,SH.,Sik

AKURATNEWS - Pengembangan kasus dugaan Korupsi Bupati Kolitm, Andi Merya yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPKRI) yang hadir di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini, membuat publik di Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) bertanya tanya.

Pasalnya, lembaga anti rasua itu dalam kehadirannya di Bumi Sowite itu mengamankan dua pejabat aktif Pemkab Muna yakni SL dan SD serta salah satu Guru SMAN 2 Raha K untuk diambil keterangannya karena diduga memiliki keterkaitan dengan kasus dugaan Korupsi Bupati Koltim.

Kapolres Muna, AKBP Debby Asri Nugroho,SH.,Sik terkait kehadiran KPK di Polres Muna kepada wartawan membenarkan hal itu.

"Benar hari ini KPK datang ke Mako Polres, karena ada kegiatan yang dilaksanakannya," katanya (22/12)

Dia pun menjelaskan jika dengan kehadiran KPK di Muna pihaknya hanya menjalankan apa yang telah menjadi perintah atasan.

"Kami hanya sebatas memfasilitasi tempat untk kegiatan tim KPK. Dan memang Polres sudah disiapkan untuk dijadikan tempat kegiatan untuk tim KPK," Ungkapnya seraya mengatakan, hal itu juga ada surat dari atasan.

Saat dikonfirmasih kembali terkait adanya dua pejabat dan salah satu Guru SMA yang di amankan KPK dan digelandang di Mako Polres Muna, Debby mengatakan kalau dirinya belum mendapatkan informasi yang jelas.

"Persoalan itu bukan ranah saya. Jangan sampai saya katakan,bisa salah dan sampai saat ini saya belum dapatkan informasih yang jelas. Saya hanya mendapatkan info kalau kegiatan KPK selesai kurang lebih sampai jam empat sore. Jadi kami hanya berkoordinasi untuk memfasilitasi menyiapkan kegiata untuk tim KPK," Pungkasnya.***

Penulis: Zainal Arifin

Baca Juga