Irto Rezika Rachman Calonkan Diri Jadi Ketua IKA IPL

AKURATNEWS - Saling menjalin hubungan baik dengan teman sebangku sekolah melalui ikatan alumni berlaku juga bagi Ikatan Alumni SMA Pangudi Luhur Jakarta (IKA PL). Bagi anggota IKA PL, persaudaraan (brotherhood) dibangun sejak masih bersekolah yang terjalin dengan erat hingga kini.

Bersekolah di sekolah homogen meninggalkan kesan tersendiri dan tanpa disadari membangun karakteristik kuat bagi para alumninya. SMA PL memang dikenal sebagai salah satu sekolah terfavorit sejak dekade lalu.

Beberapa lulusan sekolah ini yang sukses dan terkenal antara lain, Sandiaga Salahuddin Uno, Bambang Brodjonegoro, Agus Martowidjojo, Suahazil Nazara, Rosan Roeslani, Dimas Djayadiningrat, Imam Darto, Christian Sugiono, Yoris Sebastian, DJ Riri, Ralph Tampubolon, DJ Winky Wiryawan, Nikita Dompas, hingga Valentino Jebreet.

Salah satu hal yang selalu meninggalkan kesan penting bagi para alumni SMA PL adalah saat pengangkatan Ketua OSIS. Sebelum sekolah lain melakukan hal yang sama, SMA PL sudah menggelar pemilihan lebih dulu dengan keterlibatan seluruh siswa untuk mencoblos.

Hal yang sama tercermin di IKA PL yang tahun ini mengadakan pemilihan ketua baru. Setiap angkatan bersepakat untuk memilih ketua IKA PL dengan sistem satu angkatan satu suara. Secara total, ada 53 angkatan yang nanti memberikan suara, yakni mulai 1968 sampai 2021.

Cara yang diterapkan dalam pemilihan tersebut adalah dengan mengampanyekan satu pesan utama yang merepresentasikan SMA PL. Seperti halnya tagar #PLBanget yang menjadi bagian kampanye Irto Rezika Rachman, angkatan 92 yang juga mencalonkan diri sebagai Ketua IKA PL.

Menurut Irto, IKA PL tidak hanya sekadar menjadi wadah untuk bersilaturahim dan nostalgia, namun juga melakukan kegiatan kemanusiaan. Contohnya, menjalankan Sentra Vaksinasi Pangudi Luhur yang berlangsung pada Mei-Agustus 2021. IKA PL juga memiliki berbagai kegiatan rutin, seperti forum diskusi berlabel PL Alumni Club (PLAC), juga komunitas olahraga, serta hobi dan lain-lain. Semua itu untuk semakin mempererat persaudaraan antar angkatan.

"Di PL itu gak ada urusan tua-muda, miskin-kaya, atau bahkan IPS-IPA. Yang penting semua main, semua aktif berkegiatan, semua berkontribusi. Itu salah satu nilai-nilai yang PL ajarkan. Itulah PL banget. Gak ada perbedaan," ujar Irto di Jakarta, Selasa (7/12).

Dia berharap, apabila terpilih menjadi Ketua IKA PL nanti adalah mampu mensinergikan seluruh alumni yang hebat dengan almamater. Sehingga SMA PL tetap terhormat menjadi favorit pilihan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya.

"Tidak mudah memang, karena ini kan dua pihak yang terpisah. Sekolah dan alumni. Makanya IKA PL memegang peranan penting untuk menjembatani. Ekstremnya jangan sampai SMA PL Jakarta tak lagi diminati sampai kemudian gulung tikar. Buat apa alumni hebat kalau almamaternya gak ada lagi?" kata Irto.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga