Patrika: Jadikan Hari Sumpah Pemuda Sebagai Inspirasi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Ketua DPP PPP Bidang Isu Strategis Patrika S Andi Puturusi mengajak seluruh pemuda di Indonesia menjadikan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.||Dok.Pribadi
Ketua DPP PPP Bidang Isu Strategis Patrika S Andi Puturusi mengajak seluruh pemuda di Indonesia menjadikan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.||Dok.Pribadi

AKURATNEWS - Ketua DPP PPP Bidang Isu Strategis Patrika S Andi Puturusi mengajak seluruh pemuda di Indonesia menjadikan Hari Sumpah Pemuda tahun ini sebagai inspirasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Semangat Sumpah Pemuda perlu diaktualisasikan agar tetap relevan dan terpatri dalam sanubari para pemuda Indonesia" ujar Patrika S Andi Puturusi dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis, 28 Oktober 2021.

"Pembangunan jiwa dan raga generasi muda harus terus digelorakan sebagai upaya serius dalam menjaga integritas, karakter dan semangat nasionalisme" tambahnya.

Baca Juga: Hj. Patrika S.A Paturusi Sosok Perempuan Hebat

Anggie panggilan akrab Patrika mengingatkan generasi muda akan pentingnya sejarah perjuangan bangsa, semangat nasionalisme, pemantapan ideologi Pancasila, dan upaya penanggulangan serta pengurangan pemuda beresiko.

“Dengan harapan, melalui momentum Hari Sumpah Pemuda 2021 ini dapat mendorong pemuda-pemuda kreatif untuk bangkit dan tetap produktif selama masa pandemi covid-19, dan tidak melupakan Pancasila dan sejarah perjuangan bangsa ini," ucap Ketua Umum Gerakan Masyarakat Peduli Anak dan Remaja Indonesia (Gempari) ini.

Anggie menambahkan, pemuda Indonesia diminta dapat membangun kesadaran kebangsaan sekaligus berkomitmen menjaga persatuan dan kesatuan negeri ini.

Baca Juga: PPP Bersama Gempari Beri Santunan kepada Yatim-Piatu di Jogja dan Magelang

Disisi lain, Anggie menyoroti pesatnya perkembangan teknologi informasi, ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

"Namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme akan masuk dengan mudah apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara" tukasnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Azril
Editor: Ahyar
Photographer: Dok.Pribadi

Baca Juga