Peroleh 90% Dukungan dari Pemegang Hak Suara, AHY Berpotensi jadi Ketum Demokrat

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono

Jakarta, Akuratnews.com - Agus Harimurti Yudhoyono berpotensi menjadi calon tunggal dalam pemilihan Ketua Umum Partai Demokrat. Musababnya, dalam kongres kelima partai berlambang mercy tersebut, AHY telah memperoleh 90% dukungan dari pemegang hak suara.

Hak suara sendiri diperuntukan bagi Ketua Dewan Pimpinan Daerah dan Ketua Dewan Pimpinan Cabang. Ihwal itu diungkap langsung Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Irwan.

Irwan menjelaskan, syarat minimum mendaftar calon ketua umum adalah mengantongi minimal 35% dukungan dari pemegang hak suara.

"Baru AHY yang mendaftar dengan dukungan di atas 90%. Syarat minimum mendaftar 35% dukungan pemegang hak suara," ujar Irwan, di sela Kongres V Partai Demokrat, di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Selain itu, pemegang hak suara menghendaki mekanisme aklamasi untuk memenangkan anak pertama Presiden ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono. Sementara seluruh pemegang hak suara sudah berada di lokasi kongres.

Berbekal itu, diprediksi jalan AHY untuk mendapatkan kursi nomor satu di Partai Demokrat kian mulus. "(Ada) 75% dukungan pemilihan diarahkan aklamasi. Tetapi nanti kita lihat hasil prosesnya pada sidang paripurna," ujar dia.

Agus Harimurti Yudhoyono telah resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat. Putra pertama Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono ini didampingi istrinya, Annisa Larasati Pohan saat mendaftar.

"Dengan ini saya menyampaikan pendaftaran saya sebagai calon Ketum Demokrat," kata AHY di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2020).

AHY berharap, pendaftarannya ini dapat diterima dan dicek dengan baik oleh panitia. "Semoga dapat diterima dan dapat verifikasi dengan baik oleh panitia," sambung dia.

Berkenaan dengan itu, Susilo Bambang Yudhoyono dipastikan menanggalkan jabatannya sebagai ketua umum dalam kongres ke-V Partai Demokrat pada Minggu (15/3).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan, saat mengumumkan agenda kongres Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

"Pak SBY sebagai ketum dan kami semua adalah timnya yang telah bekerja lima tahun penuh, akan menyelenggarakan kongres untuk memberi kesempatan yang baru kepada pemimpin baru di Partai Demokrat," kata Hinca.

Hinca memastikan, Kongres V Partai Demokrat akan menghasilkan ketua umum baru. Sebab, SBY telah menyampaikan kepada pengurus partai ihwal keinginannya untuk mengakhiri kepemimpinannya dengan tenang.

Penulis: Aris

Baca Juga