Kadisdik: DAK Tak Ada Menu Rehab Rumdin Guru

Sejumlah Rumah Dinas Guru di Sinjai Rusak Tak Berpenghuni

Kondisi Rumah Dinas Guru di SDN 25 Borong Uttie yang rusak dan tidak berpenghuni. Sekolah ini berada di Desa Saukang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Sejumlah bangunan Rumah Dinas (Rumdin) Guru di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan sangat memprihatinkan. Kondisinya mengalami kerusakan dan tidak berpenghuni.

Satu diantaranya adalah Rumdin Guru di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 25 Borong Uttie, Desa Saukang, Kecamatan Sinjai Timur atau sekitar 5 kilometer dari pusat kota Kabupaten Sinjai.

Bangunan Rumdin Guru yang berada tepat disamping halaman sekolah itu terlihat rusak Dindingnya mengalami keretakan dan ada yang jebol. Lantai dan plafon berlobang.

Selain itu, pintu dan jendela sama sekali tidak berfungsi. Beberapa bagian atap terlihat bocor-bocor, sehingga saat hujan turun, air merembes masuk ke dalam bangunan.

Ironisnya hingga saat ini, sejumlah bangunan aset Pemerintah Kabupaten Sinjai tersebut, tidak digunakan dengan baik atau mubazir dan bahkan belum tersentuh perbaikan.

"Kondisinya sudah lama rusak. Sekarang hanya dijadikan gudang. Dulu ada guru mau tempati, tapi karena kondisinya rusak, akhirnya tidak jadi. Berharap ada perbaikan agar bisa ditempati, utamanya bagi guru yang rumahnya jauh dari sekolah," ungkap salah satu guru SDN 25 Borong Uttie, Senin (20/9/2021).

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa yang ditemui di ruang kerjanya membenarkan kerusakan sejumlah Rumdin Guru dan saat ini ada yang tidak ditempati.

Kendati demikian, pihaknya telah berupaya mendorong perbaikan Rumdin Guru, baik pembangunan baru atau rehabilitasi ke pemerintah pusat dengan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK), namun hal itu tidak bisa karena kebijakan.

"Jauh sebelumnya kita sudah usulkan, namun penggunaan DAK tidak ada menunya untuk rehab Rumdin Guru. Saat ini kita hanya dorong melalui APBD," jelasnya.

Terlepas dari itu, kata mantan Kepala Kesbangpol Sinjai ini, sejumlah sekolah tingkat TK/PAUD, SD, dan SMP mendapat pembangunan atau rehabilitasi di tahun 2021.

"Alhamdulillah untuk tahun ini, pembangunan beberapa gedung sekolah masih dalam tahap pelaksanaan, yang kesemuanya bersumber dari DAK. Semoga berjalan baik dan lancar," ungkapnya.

Ia juga mengaku bahwa pembangunan atau rehabilitasi sekolah dilakukan tidak hanya melihat dari adanya kerusakan bangunan tersebut, melainkan juga dilihat dari sisi faktor usia bangunan.

"Ada beberapa masyarakat bertanya, kok bangunan terlihat masih bagus tapi di rehab?. Jadi kami beri penjelasan bahwa kita rehab karena usia bangunan sudah cukup lama. Tentunya, itu juga sesuai pedoman pelaksanaan," terangnya.

Penulis: Ashari

Baca Juga