Sekjen APPI: Kinerja Pupuk Indonesia Membantu Petani Pangan

Jakarta, Akuratnews.com -  Sekjen Asosiasi Petani Pangan Indonesia ( APPI), Budi Satria Dewantoro, SH, mengatakan hadirnya pupuk bersubsidi yang di salurkan PT Pupuk Indonesia telah membantu para petani.

Budi berharap kepada pemerintah , agar peran pupuk Indonesia dalam menyalurkan pupuk bersubsidi lebih didukung oleh pemerintah.Terutama ,  terkait soal pasokan gas sebagai bahan baku industri sebagai upaya untuk mencapai ketahanan pangan pemerintah.

"Karena sebagai sektor industri ,strategis yang banyak menghidupi hajat orang banyak di seluruh Indonesia terutama Petani," kata Budi kepada Akuratnews.com , Kamis (26/1/2017).

Karena itu, dia berharap pada tahun 2017 kebijakan menurunkan harga gas harus dilakukan, agar harga pupuk, bersubsidi yang dihasilkan pupuk Indonesia tetap terjangkau oleh petani. Seperti ketersediaan dan harga pupuk jenis Urea yang banyak dibutuhkan banyak petani.

"Kami mendesak, supaya di tahun 2017, harga gas sebagai bahan baku industri dapat diturunkan USD 3  per MMBTU," Ujarnya.

Ia menyebutkan, jika harga rata-rata gas dunia hanya sekitar USD 3 per MMBTU. Sedangkan saat ini, rata-rata harga gas untuk pabrik pupuk mencapai 6 USD MMBTU.

"Kami informasikan , daerah Kalimantan Barat , anggota kami masih sering mengalami kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi," ungkapnya.

Menurutnya, seperti jenis pupuk Phonska bersubsidi, sekalipun ada yang sama jenisnya ,pupuk tersebut,  bukan dari hasil pupuk Indonesia bersubsidi ,dan harga pupuk tersebut lebih mahal dan tidak terjangkau dengan petani.

Akibatnya , petani mengganti dengan jenis pupuk lainnya, yang kandungan sama dengan pupuk Phonskah, harganya tidak jauh beda tetapi bersubsidi

"Kami berharap pemerintah ,kepada PT pupuk Indonesia untuk mencarikan solusi terkait pupuk Phonska bersubsidi," ujarnya.

Dia menjelaskan, agar produktivitas panen petani lebih meningkat ,namun demikian dari hasil pengembangan APPI penyaluran distribusi dan ketersediaan pupuk bersubsidi yang disediakan oleh pupuk Indonesia dan anak perusahaannya telah sangat merata .

Bilapun ada kekurangan sifatnya hanya sementara, terkadang ada pengecer pupuk bersubsidi yang nakal dengan mengoblos pupuk yang bersubsidi dengan pupuk.yang tidak bersubsidi

Tahun 2017,  APPI yakin pupuk Indonesia akan semakin baik kinerjanya dalam mendistribusikan pupuk bersubsidi asalkan dibantu dengan semua pihak, terutama aparat hukum juga perlu ikut mengawasi distribusi pupuk bersubsidi di Indonesia

"Kami berterima kasih kepada Presiden Jokowi melalui PT Pupuk Indonesia bantu ,didslam mendapatkan pupuk bersubsidi yang murah," paparnya.

Namun jika dibandingkan di era Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) seringkali pupuk bersubsidi hilang dari pasar dan keluhan kami tidak pernah didengar.

"Karena itu eksensi pupuk Indonesia dalam mensukseskan kedaulatan pangan Indonesia di 2017.Dan akan memberikan nilai tambah pendapatan bagi para petani , karena hasil panen yang melimpah," ucapnya. (Agus)

Penulis:

Baca Juga