Disebut Mampu Ciptakan Tsunami Setinggi Gunung

Stasiun Televisi Rusia Tayangkan Video Simulasi Serangan Drone Nuklir Poseidon

Drone Nuklir Poseidon
Drone Nuklir Poseidon

AKURATNEWS - Sebuah video simulasi serangan drone bawah air pengangkut bom nuklir berkekuatan dahsyat ditayangkan stasiun televisi (TV) milik pemerintah Rusia.

Drone bernama Poseidon tersebut diuji coba dengan menumpang kapal selam Belgorod.

Tayangan itu disertai dengan desakan dari penyiarnya, Dmitry Kiselyov, agar Presiden Rusia, Vladimir Putin, menggunakannya dalam menaklukan Inggris.

Menurut siaran televisi tersebut, jika Rusia meledakkan senjata semacam itu bisa menciptakan gelombang pasang yang hampir mencapai Scafell Pike (gunung tertinggi di Inggris) dan penuh dengan bahan radioaktif yang akan mengubah Inggris menjadi 'gurun radioaktif'.

"Bom bawah air bisa meningkatkan gelombang raksasa, tsunami, hingga setinggi 500 meter," ujar Dmitry Kiselyov.

Ancaman ini muncul setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dituduh media tersebut telah menyarankan agar Inggris menggunakan senjata nuklir untuk melawan Rusia tanpa berkonsultasi dengan NATO terlebih dahulu.'

Sementara, informasi mengenai drone itu pertama kali diungkap oleh Moskow pada 2015, dengan nama Sistem Multiguna Laut Status-6.

Senjata ini mampu menjelajah di laut dengan kecepatan hingga 85 kilometer per jam.

Jangkauannya bisa mencapai 10.000 km sambil membawa hulu ledak seberat 100 megaton.

Kapten Angkatan Laut Rusia Konstantin Sivkov mengatakan, serangan Poseidon dapat menyebabkan guncangan tektonik hingga menghancurkan anak benua Amerika Utara.

Gempa bumi menghancurkan terjadi saat lempeng tektonik saling bergesekan di sepanjang garis patahan.

Sivkov mengklaim Amerika Serikat (AS) sempat ketakutan dan meminta Rusia menghentikan pengembangan senjata 'kiamat' tersebut.

Presiden Putin telah menyinggung mengenai pengembangan Poseidon dan rudal hipersonik Rusia saat berbicara di St. Petersburg pada Juli 2020.

"Penyebaran teknologi canggih yang tidak ada bandingannya di dunia, termasuk sistem serangan hipersonik dan drone bawah air, akan meningkatkan kemampuan tempur AL," kata Putin.

Dalam perkembangannya Poseidon dibuat untuk menghancurkan wilayah perekonomian penting bagi musuh di pesisir, menyebabkan kontaminasi radioaktif masif yang bertahan lama.

Sementara itu kapal selam Belgorod dapat membawa hingga enam drone nuklir yang dapat melenyapkan kota-kota pesisir dengan meledakkannya di dekat garis pantai, menciptakan tsunami radioaktif besar.***

Penulis: Irfan Yulianto
Editor: Ahyar

Baca Juga