Terima Outstanding Achievement Awards, Jonan: Jangan Terpaku Pada Latar Belakang Pendidikan

Surabaya, Akuratnews.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menerima penghargaan "Outstanding Achievement Award" pada acara Reuni Akbar Dies Natalis Ke-57 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) Awards 2018 yang diselenggarakan di Grand Ballroom Dyandra Convention Center, Surabaya, Sabtu (25/08/2018).

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi Unair terhadap alumni-alumninya yang berprestasi di segala bidang. "Kita mengundang alumni-alumni kita yang saat ini sudah bekerja di berbagai macam industri, banyak yang menjadi pimpinan dan salah satunya pak Jonan yang hadir di sini sebagai salah satu alumni kita", kata Koordinator Program Studi Manajemen Unair Ganjar Premantono.

Dalam sambutannya usai menerima penghargaan, Jonan berseloroh bahwa dirinya kerap ditawari oleh pihak Unair untuk dapat diusulkan memperoleh gelar Doktor Honoris Causa (HC). Namun, Jonan enggan menerima gelar tersebut karena menganggap dirinya tidak melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi di Unair.

"Ibu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dan Direktur Program Pascasarjana, beliau berdua itu yang getol mengusulkan bersama Ketua Umum Ikatan Alumni Unair supaya saya dikasih, diusulkan untuk memperoleh gelar Doktor Honoris Causa, tetapi saya bilang 'ngga mau. Kalau dikasih piala-piala (awards) begini mau. Kalau doktor HC ngga mau, kenapa? karena saya ga sekolah (ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi di Unair)," ungkap Jonan.

Lebih lanjut Jonan mengatakan, setiap manusia mempunyai jalan hidupnya masing-masing, namun yang terpenting adalah harus berguna serta bermanfaat bagi bangsa dan negara. "Jadi biar aja, kalau teman-teman ingin sekolah sampai guru besar silahkan, jadi yang kurang ingin sekolah seperti saya, saya memilih jalan hidup yang beda. Tetapi kan sama-sama mengabdi untuk bangsa dan negara." tutur Jonan.

Mengakhiri sambutannya, Jonan berharap agar seseorang untuk tidak terpaku terhadap latar belakang pendidikannya dan yang terpenting adalah mau mengabdi kepada bangsa negaranya dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Saya ini adalah akuntan, sarjana ekonomi yang dikasih kerjaan Menteri Perhubungan. Selanjutnya portofolio saya yang kedua adalah di energi dan sumber daya mineral, jauh lebih kompleks secara engineering karena parameter yang berbeda-beda mulai dari listrik, pertambangan, hulu dan hilir migas serta geologi. Oleh karena itu saya harap bapak ibu sekalian mau mengabdi secara nasional tanpa melihat saya lulusan apa," tutup Jonan.

Sumber: ESDM

Penulis:

Baca Juga