Tujuh Terdakwa Penyelundupan 18 Kg Sabu, Lolos dari Hukuman Mati

Foto: Morris Mangke.

Surabaya, Akuratnews.com - Tujuh terdakwa penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 18 kg, yakni Adolf newin Panahatan alias Aldo, Erlin Larasati, Hasan, Hasul, wati sriayu, Febriati Alias ipet, dan Iskandar, lolos dari tuntutan hukuman mati.

Hal tersebut terungkap dalam sidang putusan di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (21/11/19) siang

Dalam amar putusan, ketua majelis Hakim Pujo Saksono menyatakan ketujuh terdakwa terbukti bersalah, telah menguasai, menyimpan, dan mengedarkan narkoba golongan 1 bukan tanaman seberat 18 kg sebagaimana diatur dalam pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Setelah mendengar dari saksi-saksi, majelis hakim sepakat menyatakan terdakwa terbukti bersalah menyimpan, menguasai, narkoba golongan 1 untuk diperjual belikan," terang Pujo.

"Terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkotika, dan menjatuhkan hukuman pidana seumur hidup,dan diwajibkan membayar biaya sidang," tambahnya.

Vonis yang dijatuhkan terhadap ketujuh terdakwa tersebut, lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Winarko dari Kejati Jatim, yang menuntut hukuman mati.

Atas vonis tersebut, Jaksa Winarko langsung mengambil sikap dan menyatakan Banding. "Kami banding yang mulia," ungkap Winarko.

Sementara, ditemui usai sidang, Hari Wibowo selaku kuasa hukum terdakwa menyatakan langsung menerima atas vonis tersebut. Hari Wibowo menyatakan, putusan yang dijatuhkan adalah yang terbaik dan paling bijak dari majelis hakim. (*)

Baca Juga