Peringati Hari Anak Nasional, Yayasan Trigatra Marta Nusantara Kunjungi Panti Asuhan

Jakarta, Akuratnews.com - Momen peringatan Hari Anak Nasional oleh Yayasan Trigatra Marta Nusantara diisi dengan kegiatan sosial mengunjungi anak yatim di Panti Asuhan Pondok Taruna di Cipayung Jakarta timur, dipimpin Ketua Yayasan Trigatra Marta Nusantara, Tio Martha Maryke, SE, diikuti puluhan anggota yayasan, Minggu (26/7/2020).

Dalam rangkaian kegiatan kunjungan sosial ini, Yayasan Trigatra Marta Nusantara menyerahkan sejumlah bantuan makanan dan minuman vitamin bagi anak-anak panti.

Tak hanya itu saja, Ketua Yayasan Trigatra Marta Nusantara menyempatkan diri memberi edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, penerapan protokol Covid-19 sederhana dengan memakai masker dan cuci tangan rutin.

Tio Martha Maryke, SE, mengatakan, melalui perayaan HAN di masa pandemi ini, diharapkan Yayasan Trigatra Marta Nusantara lebih peduli pada hak dan perlindungan anak.

"Hari Anak Nasional atau HAN yang dirayakan setiap tanggal 23 Juli merupakan suatu bentuk kepedulian negara terhadap perlindungan anak-anak di Indonesia. Perayaan ini juga digelar untuk memperingati kehadiran anak sebagai aset bangsa dan negara." ujar Tio Martha Maryke, SE.

Lebih jauh dari kunjungan tersebut, pihaknya berharap seluruh anak Indonesia, khususnya mereka yang tinggal di Panti Asuhan, janganlah berkecil hati, merasa tertinggal dan kurang diperhatikan dalam banyak hal.

"Kami mencoba untuk berbagi kegembiraan pada anak anak Indonesia, khususnya mereka yang tinggal dalam panti asuhan. Berkaitan dengan hari Anak ini kami melakukan Kunjungan pada Panti Asuhan Pondok Taruna di Cipayung Jakarta timur. Kunjungan kami hanyalah kunjungan yang biasa dan sederhana, sebatas silaturahim, makan siang bersama anak anak di panti, memberi pakaian layak pakai, alat sekolah, menghibur dan memberi edukasi pada mereka," ucap wanita yang akrab disapa Martha tersebut.

Martha menambahkan, Yayasan Trigatra Marta Nusantara, berusaha meringankan beban segenap lapisan masyarakat dalam
menghadapi wabah tersebut, Walaupun hanya hal hal kecil yang diperbuat, gerakan tersebut diharapkan dapat diteruskan dan di ikuti oleh elemen masyarakat lainnya.

"Kami, mendorong pemerintah dan mengajak elemen masyarakat lainnya, untuk terus memperhatikan tunas tunas bangsa yang bermukim di Panti Asuhan, dengan lebih memperhatikan pendidikan dan keterampilan mereka, sehingga mereka pun dan kesempatan yang sama dengan tunas bangsa lainnya yang tidak tinggal di Panti," pungkasnya.

Penulis: Redaksi

Baca Juga