Waspadai KTP Palsu Jelang Pilkada, KIPP Minta KPU Dan Bawaslu Sosialisasi Ke Masyarakat

Jakarta, Akuratnews.com - Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 15 Februari 2017, masih banyaknya kendala yang harus diwaspadai dan ditanggulangi pemerintah terkait pesta demokrasi ini, salah satunya menyangkut peredaran kartu tanda penduduk elektronik (e-ktp) ganda di DKI Jakarta.

Koordinator Kajian Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), Andrian Habib, mengatakan, KTP palsu harus nya di cek oleh RT/RW, pihak Kelurahan diharapkan menyadari penting nya pendataan warga paska ditemukannya KTP palsu.

" Bila ada yang menggunakan KTP Palsu, maka dia akan mendapatkan peringatan administratif. Dan bila digunakan saat pemilu, bisa membuat dirinya ditahan (pidana penjara) sesuai dengan aturan "merubah data kependudukan , sehingga terjadinya perubahan pemilihan" kata Andrian kepada Akuratnews.com, Minggu (12/2/17).

Untuk menghindari terjadinya pemilih yang tidak jelas akibat KTP palsu.Maka Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) wajib sosialisasi pasal-pasal pidana pemilu di UU Nomor 10/2016.

"Jangan sampai rakyat tidak tahu bahwa ada yang memanfaatkan dirinya untuk mmilih dan memenangkan seseorang,"jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya, resi pengiriman paket yang berisi KTP dan NPWP diduga palsu tersebut tertanggal 31 Januari 2017, dengan penerima atas nama Leo yang beralamat di Jalan Taman Surya V Blok GC4,No 17, Kelurahan Pegadungan, Jakarta.

Dengan temuan tersebut, berharap penggunaan e-ktp untuk melakukan pencoblosan di TPS pada Pilkada 15 Ferbuari mendatang harus benar-benar waspada.

Sementara, Kementerian Dalam Negeri membantah bila dikatakan kartu identitas tersebut ganda. Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menjelaskan jika e-KTP yang dimaksud merupakan palsu.

Bahkan beredar di media sosial foto tiga e- KTP yang identik namun berbeda datanya.

"Tim monitoring Pilkada Kemendagri dari Ditjen Dukcapil menyatakan jika ketiga foto tadi palsu karena menggunakan data milik orang lain," kata Tjahjo, kepada wartawan, Minggu (5/2/2017).

(Agus)

Penulis:

Baca Juga